Header Ads

http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Ahok Kembali Dipolisikan Karena Video SARA

Ahok kembali dilaporkan ke Bareskrim Polri karena video kampanye yang dinilai bermuatan SARA. 
ACTA (Advokat Cinta Tanah Air) kembali melaporkan Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilaporkan ke Bareskrim Polri. Ahok dipoliskan lantaran video kampanyenya mengandung unsur SARA.  

ACTA melihat dalam video tersebut ada adegan kerusuhan dan demo di mana di dalamnya ada orang menggunakan pakaian yang biasa digunakan oleh umat Islam, yaitu peci dan sorban.

“Di dalam video itu juga, orang yang memakai peci dan sorban itu membuat banner yang bertuliskan ‘Ganyang China’, dengan huruf berwarna hijau” ujar Hendarsam Marantoko, Wakil Ketua ACTA, Senin (10/4/2017). 

ACTA mendalilkan adanya pelanggaran pada Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 28 ayat 2 yang dilakukan Ahok.

Hal tersebut lantaran, Ahok mengunggah video tersebut ke akun media sosialnya.

“Kami merasa sebagai umat muslim dan warga DKI Jakarta, apa yang ada dalam video ini, ini sudah lebih dahsyat sebenarnya dari Al-maidah,” ujarnya.

Aa Gym Protes Keras
Sementara itu, Dai Kondang K.H. Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal dengan Aa Gym sangat gusar melihat video tersebut. 

Dalam akun twitternya @aagym ia memprotes keras iklan kampanye yang menyudutkan umat Islam. Ia bahkan menuliskan protesnya dengan huruf kapital. 

"Pak AHOK saya PROTES KERAS video kampanye yang sangat menyudutkan umat Islam. Ini fitnah yang sangat kotor dan keji" tulisnya pada Senin (10/4). 

Ia juga menegaskan umat Islam tidak pernah mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul. 

"Tak pernah kami mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul, bahkan kami menghormati,, mengapa membut video fitnah ini?" tulis Aa Gym. 

Sebelumnya, pasangan Ahok-Djarot mengeluarkan iklan kampanye. Iklan tersebut menggambarkan aksi demonstrasi dan sweeping yang dilakukan oleh orang berpeci. Dalam iklan tersebut juga ditulis 'gayang cina' dan narasi sebagai berikut; 

Saudara-saudaraku, seluruh warga jakarta. Waktu sudah mulai mendekat. Jadilah bagian dari pelaku sejarah ini dan akan kita tunjukan bahwa negara pancasila benar-benar hadir di jakarta.

Kita juga akan tunjukan bahwa Bhinneka Tunggal Ika benar-benar bukan hanya jargon tapi sudah membumi di Jakarta.

Siapapun kalian, apa agama kalian, apa suku kalian, darimana asal usul kalian, saudara-saudara semua semua adalah saudara kita sebangsa dan setanah air dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Jangan tanyakan darimana kau berasal. Jangan tanyakan apa agamamu. Tapi tanyakan apa yang telah kau perbuat untuk Jakarta 

No comments

Powered by Blogger.