Header Ads

http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Sah, Gerindra, PKS, dan PAN Koalisi di 5 Provinsi

Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan, Sohibul Iman, dan petinggi PKS di gedung DPP PKS. (Foro:kompas)
Jakarta - Menjelang akhir tahun 2017 ada kabar yang begitu mengejutkan. Koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) membentuk koalisi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 2018, dan bahkan hal itu tidak menutup kemungkinan untuk Pemilihan Presiden 2019. 

Pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto turun gunung menemui petinggi PAN dan PKS. Tanggal 27 Desember 2017, Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Presiden PKS M. Sohibul Iman dan beberapa petinggi PKS mengumumkan koalisi ini sudah menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di lima provinsi. Lima provinsi itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur. 

Presiden PKS M. Sohibul Iman dalam jumpa wartawan (27/12) mengatakan, sedianya akan ada enam calon gubernur-wakil gubernur yang akan diumumkan, namun satu provinsi urung diumumkan lantaran belum mufakat. Satu provinsi itu adalah Jawa Timur. 

Kelima calon Gubernur-Wakil Gubernur itu adalah, Sumatera Utara (Letjend TNI Edy Rahmayadi-Musa Rajeksa), Jawa Barat (Mayjend (Purn) Sudrajat - Akhmad Saikhu), Kalimantan Timur (Isran Noor-Hadi Mulyadi), Maluku Utara (Muhammad Kasuba - Madjid Hussein), dan Jawa Tengah (Sudirman Said, wakilnya belum ditentukan).  

Sementara itu, Sohibul juga mengungkapkan bahwa untuk Jawa Timur akan diumumkan koalisi Partai Gerindra, PKS, dan PAN setelah tahun baru nanti. 

Pengumumkan itu tentu membuat peta politik Pilkada 2018 berubah, khususnya untuk Jawa Barat. Setelah Ridwan Kamil ditinggalkan Partai Golkar, kini Dedy Mizwar yang sebelumnya didukung oleh PKS dan PAN, kini juga ditinggalkan oleh PKS dan PAN yang sebelumnya mendukung Dedy Mizwar-Akhmad Saikhu. 

Melihat dinamika itu, Partai Demokrat pun mencoba menjajaki koalisi dengan Partai Golkar. Meskipun belum resmi diumumkan, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanegara dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedy Mulyadi mengabarkan ke publik bahwa kedua partai ini akan mengusung Dedy Mulyadi-Dedy Mizwar di Pilkada Jawa Barat. Koalisi ini mereka sebut sebagai Koalisi Sejajar. 

Keputusan DPD Partai Golkar dan Demokrat Jawa Barat itu pun, kata Irfan, akan disampaikan ke pungurus pusat masing-masing.  Ia berharap agar koalisi sejajar itu tidak akan bubar di tengah jalan. 


No comments

Powered by Blogger.