Header Ads

http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Irjend Tjep Agus Supriyatna Resmi Pimpin ILUNI MH UIJ

Kepemimpinan Irjend Drs. Tjep Agus Supriyatna, MM, MH resmi dikukuhkan.
Jakarta - Pada 17 Maret 2018, secara aklamasi Musyawarah Besar Ikatan Alumni (ILUNI) Program Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Jakarta (MH UIJ) mengukuhkan Inspektur Jenderal Drs. Tjep Agus Supriyatna, MM, MH sebagai Ketua Umum. 

Musyawarah Besar  ILUNI MH UIJ dengan agenda pengukuhan Ketua Umum pun berjalan lancar. Musyawarah Besar ini menjadi penting lantaran meskipun selama ini kehadiran Inspektur Jenderal Drs. Tjep Agus Supriyatna, MM, MH begitu dirasakan dalam “menghidupkan” kembali organisasi alumni dengan berbagai kegiatan positif sejak tahun 2016 silam, namun secara legal formal bekalnya baru berupa mandat dari Ketua Program MH UIJ Nomor 027/E-S2/HK/UIJ/VI/2016.

Lalu, mandat tersebut diperbarui melalui Mandat Ketua Program MH UIJ Nomor 004/E-S2/HK/UIJI/2018 tentang Pembentukan Kepengurusan Alumni Program Studi Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana UIJ, namun kepengurusan maupun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ILUNI MH UIJ perlu disempurkan.
 
Oleh karena itu, Musyawarah Besar ILUNI MH UIJ itu dilaksanakan untuk mengukuhkan kepengurusan dan membahas Anggaran Dasar maupun Anggaran Rumah Tangganya.  Peserta Musyawarah Besar secara aklamasi menyetujui kepengurusan dibawah pimpinan Drs. Tjep Agus Supriyatna, MM, MH dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah disusun.
 
Setelah Musyawarah Besar itu, Jenderal Tjepy mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan hajatan itu. Ia berharap, kehadiran ILUNI MH UIJ ke depan dapat lebih aktif lagi dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan UIJ maupun bangsa dan negara.
 
Dr. Hazmi Hamzar, Irjend Tjep Agus Supriyatna, dan A. Darodjul Ali (ka-ki)
Hal sama diunggapkan salah satu alumni MH UIJ, M. Soleh Iskandar,SH,MH, dan Kunto Prastowo,SE,SH,MM,MH. Keduanya berharap agar kegiatan alumni jangan hanya sebatas kumpul-kumpul semata, melainkan dapat memberikan gagasan ide dan pemikiran konstruktif bagi kemajuan hukum dan penegakan hukum di republik ini.
 
Selain Musyawarah Besar, pada tanggal 17 Maret lalu, segenap alumni program Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Jakarta (MH UIJ) menggelar kegiatan reuni akbar yang diikuti semua angkatan. Ya, mulai dari angkatan pertama hingga angkatan XXI, menghadiri hajatan itu.
 
Pada kesempatan itu, kegiatan pertemuan tak sekedar kumpul-kumpul semata, melainkan menjadi ajang untuk berdiskusi dan saling bertukar pikiran demi kemajuan penegakan hukum di Indonesia. Hal ini tentu bukanlah terlalu berlebihan, mengingat mereka yang berkumpul beragam profesi mulai dari jurnalis, dosen hukum, tantara, Advokat, Kurator, Legal Auditor, Konsultan Kekayaan Intelektual, Notaris, Polisi, Jaksa, hingga Hakim Agung berbaur menjadi satu dalam bingkai pemikiran akademis.

“Kegiatan reuni akbar ini bukan sekedar hanya temu kangen semata, namun kami berharap dari ruangan ini dapat tercipta pemikiran-pemikiran konstruktif untuk kemajuan hukum dan penegakan hukum di Indonesia,” papar Inspektur Jenderal Drs. Tjep Agus Supriyatna, MM, MH, Ketua Ikatan Alumni Program Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Jakarta (ILUNI MH UIJ).
 
Bagi Jenderal Tjepy, begitu Deputi Politik dan Strategi Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia ini kerap disapa, kehadiran alumni seyogianya dapat memberikan kontribusi positif bagi kampus maupun perkembangan bangsa dan negara. Apalagi yang berkumpul itu berasal dari beragam profesi, sehingga perspektif pemikirannya pun bisa beragam.
 
Hidayat Manao, SH, MH dan Irjen Tjep Agus S.
Sementara itu, Hakim Agung Hidaya Manao, SH, MH dalam kesempatan itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengajar dan karyawan program MH UIJ. Ia mengenang, betapa ilmu yang didapat di Program MH UIJ sangat berguna dalam menunjang karir hakimnya, hingga akhirnya dia dapat menggapai jabatan tertinggi sebagai Hakim Agung untuk Kamar Militer.
 
Pada saat yang sama, Dr. Hazmi Hamzar, anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, menuturkan betapa kehadiran alumni apabila dioptimalkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan bangsa dan negara. Bagi kampus tentunya kehadiran alumni dapat  meningkatkan proses pembelajaran di kampus itu melalui masukan pandangan mengenai kurikulum pendidikan ataupun kontribusi positif lainnya.
 
Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta, Dr. Farhana, SH, MH, MPdI, mengucapkan terima kasih kepada alumni atas kontribusinya selama ini. Ia juga berharap agar kegiatan positif semacam ini terus dilaksanakan. Farhana juga menginformasikan, di Fakultas Hukum sudah mulai diujicoba penggunaan system pembelajaran e-learning, dan pada 2018 ini untuk program Strata Satu sudah mulai dilaksanakan. Untuk program Magister Ilmu Hukum masih dalam proses dan diharapkan dapat diterapkan sesuai dengan perkembangan dunia Pendidikan Tinggi di Indonesia.(AR)

No comments

Powered by Blogger.