Header Ads

http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Izin Impor Produk Makarel Harus Dicabut

Produk-produk Makarel yang dinyatakan oleh BPOM terkontaminasi cacing.
Jakarta - Buntut ditemukannya cacing dalam produk kaleng ikan makarel, Komisi IX DPR RI meminta agar pemerintah mencabut izin impor produk-produk tersebut. 

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Irma Suryani Chaniago. Bahkan ia juga heran dan mengkritisi pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek soal pernyataan Menkes yang mengatakan cacing dalam makarel tidak berbahaya jika ikan dimasak dengan benar. Padahal makanan yang dijual adalah ikan bukan cacing.

"Lagi pula cacing yang layak dimakan adalah cacing yang tidak memiliki efek samping saat dikonsumsi. Bukan cacing yang ada di makanan kaleng tersebut," papar Irma Suryani Chaniago, Politikus Partai Nasdem itu kepada wartawan, Selasa (3/4).

Memang apa yang disampaikan Menkes bahwa cacing tersebut tak berbahaya, tapi tetap memiliki efek samping jika memasaknya tidak benar. Sebab jika masaknya salah maka cacing yang ada di dalam makanan tersebut tidak benar-benar mati. Akibatnya bagi yang mengkonsumsi bisa menyebabkan alergi dan sakit perut.

"Hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan bahwa cacing yang ada di dalam kemasan itu tetap berbahaya jika tidak benar-benar mati saat dimasak," tambahnya.

Oleh karena, Irma menyarankan makanan berbahan ikan tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi lagi. Kemudian dia juga meminta kepada pemerintah harus segera menghentikan pihak yang mengimpor ikan tersebut. Selanjutnya Irma medesak agar makanan dalam negeri yang menggunakan bahan baku ikan tersebut juga harus dicabut izinnya.

"Segera cabut izin importnya. Karena selain tidak memberikan untung untuk Indonesia, juga produk turunannya justru berbahaya jika dikonsumsi," pinta Irma.(RO)

No comments

Powered by Blogger.