Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Pencarian Kapal Bangdzhod Terus Dilanjutkan

Kapal MT Namse Bangdzhod yang hilang kontak tiga minggu lalu. Foto:Ist. 
Jakarta - Kapal MT Namse Bangdzhod yang telah memasuki tiga minggu hilang kontak, belum juga ditemukan. Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut Bersama instansi dan unsur SAR terkait terus melakukan pencarian kapal tersebut. Demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Operasi Pangkalan PLP Tanjung Priok, Capt Pujo Kurnianto saat memimpin rapat kelanjutan pencarian kapal MT. Namse Bangdzhod Jumat lalu (18/1) di Jakarta.

Kapal MT. Namse Bangdzhod, 1128 GT  merupakan kapal berbendera Indonesia yang dioperasikan oleh PT Surabaya Shipping Lines dan dinakhodai Muhammad Asdar Wijaya dengan jumlah anak buah kapal (ABK) sebanyak 11 orang. Kapal ini mengangkut minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang bertolak dari Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada 27 Desember 2018 lalu dilaporkan hilang kontak saat pelayarannya menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

“PLP kelas I Tanjung Priok dan semua unsur terkait akan terus melakukan pencarian kapal MT. Namse Bangdzhod dengan melakukan operasi secara rutin dan mengerahkan kembali semua kekuatan kapal patroli KPLP yang dimiliki Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok seperti KNP. Trisula, kNP. Celurit, KNP.Golok, KNP. Jembio, KNP.348, KNP.204 dan KNP. 201,” ujar Capt Pujo.

Capt pujo berharap,dengan berkumpulnya semua instansi dan unsur terkait pencarian kapal MT Namse Bangdzod ini dapat memberikan masukan yang komprehesif untuk menentukan langkah dan tindak lanjut pencarian MT Namse Bangdzod.

“Semua unsur terkait di wilayah DKI Jakarta telah sepakat untuk terus melakukan pencarian kapal tersebut. Tentunya dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan sambil menunggu laporan resmi hasil pemeriksaan yang saat ini sedang dilakukan oleh Dit Pol Air Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Capt. Pujo.

Capt. Pujo menyebutkan bahwa kapal-kapal patroli KPLP akan menyisir ulang kembali perairan Bangka Belitung, Sampit, Semarang hingga Selat Sunda yang dilakukan bersamaan dengan jadwal patroli rutin kapal Patroli PLP Tanjung Priok.

Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali, kedepannya diperlukan adanya aturan yang mewajibkan kepada Owner atau Pemilik Kapal maupun para Agen Kapal untuk segera melapor kepada unsur terkait jika terjadi masalah dengan kapal yang sedang berlayar seperti hilang kontak dan bila perlu diberikan sanksi yang tegas.(NMN)

No comments

Powered by Blogger.