Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Meriahkan HUT Kota Bekasi ke-22, DPRD Gelar Paripurna Istimewa

Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bekasi untuk memperingati HUT Kota Bekasi ke-22. Foto:BB
Bekasi - Ada yang istimewa pada Minggu (10/3) ini. Bila biasanya para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi libur dan tidak menjalankan aktivitasnya, namun terlihat mereka masuk dan bersiap untuk rapat.

Ternyata, para wakil rakyat Kota Bekasi itu akan mengadakan rapat paripurna istimewa. Ya, pada tanggal 10 Maret 2019 ini, Kota Bekasi merayakan hari jadinya yang ke-22.

Pada kesempatan itu, rapat paripurna istimewa itu mengambil tema "Kualitas Aparatur Modal Dasar Merajut Kebhinekaan Untuk Menjaga NKRI Dalam Mewujudkan Kota Bekasi Yang Cerdas Kreatif Maju Sejahtera dan Ihsan".

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai saat memimpin rapat paripurna istimewa itu menyampaikan harapannya agar dengan momen hari jadi Kota Bekasi ke-22 ini dapat memotivasi semua penyelenggara pemerintahan (eksekutif dan legislatif). Berdirinya Kota Bekasi dapat berikan manfaat seluas-luasnya bagi daerah dan masyarakatnya.

“Melalui kepedulian dan kesadaran kita bersama, dari inspirasi masyarakat yang ada kita bisa bersaing dengan daerah lain untuk Kota Bekasi,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kepala daerah Kota Bekasi beserta aparaturnya. Tak lupa Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda) Kota Bekasi yang selalu tanggap. Ia berharap, legislatif, eksekutif dan Forkopimda bersinergi dengan baik untuk pembangunan Kota Bekasi.

Dihari Jadi yang berdekatan dengan pesta demokrasi ini, lanjut Tumai, ia mengimbau semua elemen masyarakat bisa sukseskan pesta demokrasi yang akan datang, dan aparatur negara mampu menjaga netralitas agar menjaga Pemilu yang adil, jujur dan terbuka.

Ditempat sama, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menuturkan dalam sambutannya kepada peserta paripurna, pada Hari Jadi ini sudah banyak keberhasilan yang diraih Kota Bekasi. Keberhasilan itu, kata pria yang karib disapa Pepen, adalah buah dari sinergitas antara eksekutif dan legislatif.

Ia juga menyampaikan, saat ini Kota Bekasi penyumbang PAD terbesar ke Jawa Barat (Jabar) dengan nominal hampir dua triliun rupiah. Maka itu, dirinya bersama Tri Adhianto selaku Wakil Walikota Bekasi, ingin program pendidikan 12 tahun gratis dapat kembali dijalankan Pemerintah Kota Bekasi sebagai wujud mencerdaskan warganya.

“Pemimpin harus berikan nilai manfaat, baik untuk kotanya dan warganya,” jelas Pepen.

Dalam hal jelang Pemilu 2019, Pepen senada dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai. Kata dia, pada Pemilu mendatang masyarakat agar dapat berpartisipasi secara aktif, agar pesta rakyat berjalan kondusif.(BB/AR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.