Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Pelaku Pembuangan Bayi di Pati Diancam Pasal Berlapis

Konferensi Pers kasus pembuangan bayi di wilayah Polres Pati, Jawa Tengah, Kamis (15/8). Foto : Wisnu
PATI -  EL (38), Warga Dukuh Sering, Desa Sumbersari Kecamatan Kayen Kabupaten Pati resmi menjadi tersangka atas kasus pembuangan sesosok bayi yang merupakan cucunya sendiri, yang dilakukan pada Minggu (11/8/2019), pukul 22.00 WIB di tepi kali Dukuh Sering RT 7 RW 4, Desa Sumbersari.

Sesosok bayi yang merupakan anak dari AL (19), ditemukan dalam kondisi masih hidup dan tersangkut di akar kayu pinggir kali, dengan dibungkus daster warna putih bermotif bunga dan kaos berkerah dengan panjang bayi 33 cm, dan berat 2,1 kg.

Wakalpolres Pati Kompol Irfan Hariyat M yang didampingi Kasatreskrim Polres Pati AKP Yusi Andi Sukmana dalam konferensi pers Kamis (15/8/2019) mengungkapkan, Pelaku pembuangan bayi yang merupakan neneknya sendiri telah diamankan bersama barang bukti berupa ari-ari bayi (plasenta) dan pakaian yang digunakan untuk membungkus."Pelaku pembuangan bayi sudah diamankan,"Katanya.

Atas tindakannya, Pelaku bakal dijerat pasal 305 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 3 tahun 6 bulan penjara."Tersangka EL yang tak lain adalah nenek dari Bayi tersebut, saat ini tengah meringkuk di sel tahanan Mapolres Pati, dan pelaku sudah mengakui perbuatannya."Ungkapnya.

Dari keterangan tersangka, EL nekat membuang bayi yang baru lahir itu karena malu dengan kelahiran bayi tersebut. Apalagi, anak itu adalah buah dari hubungan tanpa status perkawinan.

Dalam pengakuannya, EL juga mengaku selain malu, ia juga kebingungan dengan kelahiran bayi tersebut. Sehingga, tanpa berpikir panjang, tersangka membuang bayi itu di pinggir sungai yang tidak jauh dari rumahnya.“Dia anak pertama. Awalnya bingung dan panik. Saat melahirkan, sehingga bayi di buang dipinggir sungai,”Tambah Irfan.

Sekedar diketahui, Warga Desa Sumbersari sebelumnya digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di pinggir kali yang dibungkus dengan kain oleh Karsiti (4) dan Safiun (47). Keduanya yang saat itu berada di depan rumah dan mendengar tangisan bayi, langsung mencari tahu suara itu yang berasal dari pinggir kali.

Setelah dilihat, ternyata ditemukan ada seorang bayi laki-laki tergolek di tepi kali dalam keadaan hidup dengan posisi badan tengkurap di atas akar kayu.

Warga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kayen. Tidak kurang dari 24 jam, polisi akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku pembuangan bayi laki-laki di tepi kali Dukuh Sering RT 7 RW 4 Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Pati yang tidak lain adalah neneknya sendiri. (WIS)

No comments

Powered by Blogger.