Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Akibat Penghangat Ternak, Dua Rumah di Pati Terbakar

Dua rumah yang terbakar dan kandang yang berisi ternak. Foto : Wisnu.
PATI - Dua rumah milik Rebo dan anaknya, warga Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah ludes terbakar api. Si jago merah melahap rumah itu pada Senin (16/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kebakaran itu diduga akibat asap untuk penghangat ternak yang menyala dikandang dan menjalar saat rumah dalam kondisi kosong lantaran pemilik rumah sedang pergi ke sawah.

Data sementara yang dihimpun media ini, warga yang berbondong-bondong hendak memadamkan api merasa kesulitan lantaran jangkauan air yang jauh, dan suhu panas api yang mengakibatkan api sulit untuk dipadamkan. Sementara pemadam kebakaran dari Kecamatan Kayen yang datang ditambah pemadam kebakaran dari ibukota Kabupaten Pati yang datang setelah rumah ludes dilalap si jago merah.

"Api baru bisa dipadamkan setelah 1 jam, dan kondisinya sudah ludes dilalap si jago merah," ungkap Bambang, salah satu warga Desa Mangunrekso, Senin (16/9).

Meskipun tidak ada korban jiwa, lanjutnya, kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan sekitar Rp 300 juta lebih. Sebab, selain dua unit rumah, juga ada ternak yakni seekor sapi, tiga ekor kambing, dan perabotan yang ada di dalam rumah ikut terbakar.

"Kalau kerugian sekitar Rp 300 jutaan. Dua rumah terbakar, seekor sapi, tiga ekor kambing, dan lain-lain," ujar Bambang.

Sementara itu, Bayu, salah satu warga yang menyaksikan kebakaran itu, menyesalkan keterlambatan bantuan pemadam kebakaran. Ia mengatakan, pemadam kebakaran datang ketika rumah sudah ludes terbakar. Oleh karena itu, seharusnya pemadam kebakaran berada di masing-masing Kecamatan, karena ketika ada kebakaran bisa lebih cepat datang untuk mencegah api menjalar.

"Seharusnya pemadam kebakaran ini berada di tiap Kecamatan untuk mencegah terjadinya kebakaran di tiap daerah, apalagi musim kemarau begini yang rawan dengan terjadinya kebakaran, jadi saya berharap Pemda Pati bisa menyikapi," tandasnya. (WIS).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.