Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Gandeng Kodim 1508 untuk Kembangkan Kawasan Hortikultura

Rapat persiapan kegiatan pengembangan kawasan hortikultura di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Pulau Morotai bersama dengan Kodim 1508 Tobelo/Morotai, Senin (23/9) pagi. Foto : Halil.
MOROTAI - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bekerja Sama Dengan Kodim 1508 Tobelo/Morotai melaksanakan Rapat Persiapan Kegiatan Pengembangan Kawasan Hortikultura (buah-buahan) dan Rapat Dalam Rangka Memperingati HUT TNI Ke-74.

Rapat tersebut berlangsung di meeting room Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Jalan Lemon Nade, Kecamatan Mororotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Senin pagi, 23 September 2019.

Giat tersebut dihadiri oleh Kadis Pertanian M. Rizal Ismail, Kadis PMD Alexander Wermasubun, Kadis PTSP Muslim Jumaati, Camat Mortim Syahril Umasugi, Camat Morsel Darmin Djaguna, Mewakiki Danstagas Kodim Persiapan Morotai Serka Melki dan Mewakili Danramil Daruba Pelda Yusril Noho serta para tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai M. Rizal Ismail dalam mengawali pertemuan itu menyampaikan bahwa rencana kegiatan ini selain dilakukan dalam memperingati HUT TNI ke-74 juga dijadikan sebagai salah satu program Pemda Morotai terkait pengembangan kawasan holtikultura yang ada di Kabupaten Pulau Morotai.

"Pelaksanaan dilakukan pada 25 September 2019, di tiga kecamatan yakni Kecamatan Morotai Selatan ditanami mangga dodol dan harum manis, Kecamatan Morotai Selatan Barat ditanami nangka dan Kecamatan Morotai Timur ditanami jeruk, dengan jumlah bibit sebanyak 3.780 bibit yang nantinya disebar dan ditanam di perkebunan dan pekarangan rumah warga," ungkapnya.

Menurutnya, sebelumnya Bupati Benny Laos, menghendaki agar penanaman ini dilakukan di perkebunan warga, namun mempertimbangkan adanya kendala air dan masih berlangsungnya musim kemarau maka kegiatan penanaman hampir sebagian besar dilakukan di pekarangan rumah warga.

"Penanaman secara simbolik oleh Bupati Morotai akan dilaksanakan di Desa Totodoku yang dilakukan di tiap-tiap pekarangan rumah warga," katanya

Ia menyebutkan, untuk daftar wilayah desa yang masuk dalam rencana kegiatan gerakan tanam serempak adalah Kecamatan Morotai Selatan, Desa Joubela, Desa Totodoku dan Desa Falila.

Kecamatan Morotai Timur, Desa Sambiki Baru, Desa Sambiki, Desa Gamlamo, Desa Sangowo Barat, Desa Sangowo, Desa Sangowo Timur, Desa Rahmat, Desa Mira, Desa Doku Mira, Desa Wewemo, Desa Gosoma Maluku, Desa Buho Buho dan Desa Seseli Jaya.

Sementara di Kecamatan Morotai Selatan Barat hanya di dua titik yakni Desa Wayabula dan
Desa Bobula

Pada kesempatan itu, Kadis PMD Kabupaten Pulau Morotai Alexander Wermasubun juga menyampaikan bahwa kegiatan ini disatu sisi dapat menjalankan prorgram pemerintahan juga sekaligus meningkatkan program penghijauan di Pulau Morotai.

Karena kata dia, penghijauan yang dilakukan dinilai dapat memperbaiki kondisi iklim Morotai yang terkenal panas terlebih sampai saat ini musim kemarau masih berlangsung. Untuk itu, Kerja sama Pemda Morotai dan Kodim 1508 Tobelo/Morotai ini juga dinilai sangat baik karena disatu sisi dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74 juga dapat mempersatukan kebersamaan antara Pemda dan TNI.

"Diharapakan Camat dan Kades terkait dapat mensosialisasikan kepada masyarakat di desa yang masuk ke dalam lokasi penanaman agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik." Pintanya

Sementara Serka Melki (Mewakili Dandim Persiapan Morotai) menyambut baik dan mendukung program ini, "Kami akan berkoordinasi dengan anggota Babinsa di tiap-tiap desa terkait untuk membantu Kades mengerahkan masyarakat guna memperlancar rencana kegiatan ini. Selain itu juga kami akan memperdayagunakan personil Kodim lainnya untuk membantu segala kegiatan penanaman," paparnya

Harapan yang sama di sampaikan Camat Mortim Syahril. Ia mengutarakan rencana penanaman serentak diharapkan juga dilakukan dan diawasi oleh Dinas masing-masing terkait desa binaannnya yang masuk dalam daftar penanaman ini.

"Selain itu ada kendala lainnya, agar diwaspadai untuk penanaman bibit di wilayah desa yang terletak di bibir pantai terkait ancaman abrasi," ujarnya

Sementara Camat Morsel Darmin Djaguna menilai persiapan waktu sangat sempit, yakni hanya tersedia waktu dua hari. Untuk itu dirinya meminta segera eksen.

"Harus dilakukan pergerakan yang cepat untuk mengakomodir masyarakat di tiap-tiap desa, agar segera melakukan penanaman." Harapnya.

Usai pelaksanaan rapat, bersama kades tim melakukan peninjauan kepada masyarakat di Desa Totodoku, Falila dan Joubela untuk memberitahukan rencana kegiatan ini, sehingga masyarakat ketiga desa memiliki kesiapan dalam memperlancar rencana ini.(LIL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.