Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Kembalinya Agent of Change? Sikapi Sejumlah RUU Kontroversial

Aksi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di depan gedung DPR, DPD dan MPR RI Kamis (19/9). Foto: tagar
JAKARTA - Terlambat. Aksi Mahasiswa di depan gedung wakil rakyat, DPR RI, Kamis (19/9) kemarin bisa dikatakan terlambat. Meskipun tidak hanya RUU KPK yang telah disahkan menjadi UU KPK, mereka juga mendesak untuk menunda RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Minerba, dan sejumlah hal lain yang diusungnya, namun aksi mahasiswa ini kurang dipandang wakil rakyat. Setidaknya saat mereka berada di depan gedung itu.

Para wakil rakyat yang hanya tinggal menghitung hari lagi masa bhaktinya, mereka seolah acuh terhadap kehadiran mereka. Namun demikian, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Kehadiran mereka untuk memberikan peringatan dan menyuarakan kepentingan publik terhadap rancangan sejumlah undang-undang itu patut diapresiasi.

Seolah mereka baru tersadar. Nasib generasi penerus yang akan menentukan perjalanan negara ini adalah mereka. Di pundak merekalah harapan itu disandarkan.

24 September nanti mereka akan kembali ke gedung wakil rakyat itu. Mereka mengatakan akan kembali dengan membawa rekan-rekannya, jumlahnya lebih banyak lagi.

Sang agen perubahan itu kini tak lagi hanya memprotes tarif parkir di kampusnya. Mereka juga tak lagi hanya memprotes kebijakan pimpinan perguruan tingginya. Namun, sepertinya mereka sudah terbangun dari apa yang kemarin melenakannya.

Ya, nasib bangsa ini salah satunya ada di pundak mereka. Lebih baik terlambat, daripada tenggelam bersama harapan akan kehidupan lebih baik di negara ini. (RED)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.