Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Raih Prestasi Membanggakan, Silat SMI Banjir Dukungan

Ketua KONI bersama atlit pencak silat yang mengharumkan Morotai meskipun dengan biaya sendiri. Foto : Halil
MOROTAI-Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI) Kabupaten Pulau Morotai, mengukir sejarah yang membanggakan. Bagaimana tidak, dari 4 atlit yang diboyong ke Kejurnas pencak silat di Jawa barat seluruhnya meraih medali emas.

Hal tersebut disampaikan pelatih pencaksilat SMI kabupaten Pulau Morotai, Wawan Darmawan, saat bertandang ke Sekertariat KONI Morotai, pada Rabu (18/9) malam.
Ketua KONI bersama jajaran atlit pencak silat dan pengurus SMI. Foto: Halil

"Kami baru saja kembali dari kejurnas pencak silat yang diselenggarakan di Subang Jawa Barat dan alhamdulilah dari 4 atlit seluruh mendapat medali," ungkapnya.

Lanjutnya, dalam mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) di Jawa Barat, pada tanggal 23-25 Agustus 2019 kami boyong 4 orang atlit, 1 orang pemula SD dan 3 orang dewasa

"Untuk pemula SD pesilat kami atas nama Wahyu Prayoga Darmawan, mengikuti dua kategori, tanding sama seni dan berhasil menyabet dua medali emas di kelas fighter dan tunggal," terangnya.

Selain itu, kata Wawan, untuk 3 orang pesilatnya di kelas dewasa juga meraih medali emas dan perak.

"Di kelas dewasa diantaranya, Siswandi Purwanto medali emas, Muhammad Bajo, medali perak dan Rizky Adrian, medali emas," paparnya.

Namun, Wawan mengakui setiap mengikuti even lokal maupun nasional dengan biaya sendiri. Untuk itu, dia berharap Pemkab Pulau Morotai melalui KONI Morotai dapat memperhatikan mereka.

"Saya berharap ke depan, di setiap even, kami juga diberi perhatian atau bantuan dari Pemda Morotai atau KONI Morotai agar segala kekurangan dan keterbatasan kami dapat teratasi sehingga melalui pencak silat kami harumkan nama Pulau Morotai." Pintanya.

Atas keluhannya, ditanggapi serius Ketua KONI Kabupaten Pulau Morotai, Ismail Rahaguna, saat menerima pelatih dan atlit pencaksilat di Sekertariat KONI di kompleks MTQ Desa Darame.

"Pertama-tama saya sebagai Ketua KONI Morotai menyampaikan permohonan maaf kepada pelatih dan atlit perguruan Satria Muda Indonesia karena saat berangkat KONI tidak dapat membantu, karena kondisi KONI saat itu juga dalam pembenahan, dan saya belum jadi ketua," katanya.

Namun, ketua KONI berjanji ke depan akan memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan setiap cabang olahraga yang ada di Morotai.

"Di masa transisi ini kita sama sama benahi dan hidupkan KONI sehingga ke depan seluruh cabang olahraga dapat dibina dan dibiayai ketika mengikuti even baik lokal dan nasional. Selain itu, saya sampaikan terima kasih kepada perguruan pencak silat Satria Muda Indonesia telah membawa nama morotai dan mengukir prestasi yang sangat membanggakan." Tutupnya. (LIL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.