Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Pemkab Morotai Gaet Investor China untuk Kembangkan Pariwisata


"Letter of Intent” ditandatangani oleh Wakil Bupati, Asrun Padoma, mewakili Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, dan Wakil Presiden Shenzhen Fountain Corporation, Wang Ju Chun. 

Xiamen (China) -  Upaya Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai ke China membuahkan hasil gemilang. Bertempat di Tsinghua Cross-Strait Research Institute (TCRI), Senin 9 September 2019, telah ditandatangani “Letter of Intent” (LoI) atau “Kesepakatan Penjajakan Kerja Sama” antara Kabupaten Pulau Morotai dengan Shenzhen Fountain Corporation, di bidang pengembangan industri transportasi, pariwisata, perikanan, pertanian dan energi terbarukan.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Bupati Morotai, Bidang Kerja Sama Internasional, Semuel Samson, Kamis (12/9) melalui WhatsApp.

Lebih lanjut dijelaskannya, TCRI adalah kompleks riset dan pengembangan (R&D), yang menghasilkan sekian banyak inkubator-inkubator penemuan dan inisiasi-inisiasi bisnis serta wadah penelitian jalur Sutra Maritim, sebagai hasil kerja sama antara Shenzhen Fountain Corporation dengan Universitas Tsinghua, salah satu lembaga pendidikan tinggi ternama di China.

Semuel menyebutkan “Letter of Intent” ditandatangani oleh Wakil Bupati, Asrun Padoma, mewakili Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, dan Wakil Presiden Shenzhen Fountain Corporation, Wang Ju Chun, dengan disaksikan oleh Duta Besar LBBP Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Djauhari Oratmangun, CEO Shenzhen Fountain Corporation, Andrew Zheng dan Tim SKPD Kabupaten Pulau Morotai.

Kesepakatan Penjajakan Kerjasama itu merupakan bagian dari arah kebijakan “Belt and Road Initiative” Pemerintah Tiongkok dan “Global Maritime Fulcrum” dari pemerintah Indonesia, menyambut 70 tahun hubungan kerja sama Indonesia - RRT pada tahun depan, 2020.

"Penandatangan penjajakan kerja sama antara Morotai dan Fountain, dilatarbelakangi oleh kesamaan cara pandang atau visi pembangunan antara kedua belah pihak, yaitu kepedulian dan komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable of development, menggunakan teknologi ramah lingkungan, melakukan konservasi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup berbasis dukungan penelitian dan pengembangan (R&D), untuk menghasilkan teknologi tepat guna, atau selaras dengan Visi pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Morotai yaitu “Green, Clean, and Smart”," terangnya.

Pemkab Morotai Sukses Menggaet Investor.
Shenzhen Fountain Corporation, atau biasa disebut “Fountain”, adalah perusahaan Sino-foreign Joint Venture yang bergerak dalam investasi infrastruktur dan teknologi ramah lingkungan. Berlokasi di Shenzhen special Economic Zone, kota metropolis yang juga disebut dengan “ibukota teknologi China”. Fountain Corp. adalah perusahaan go publik yang tercatat pada Shenzhen Stock Exchange.

Ditegaskannya, Hubungan antara Fountain dan Kabupaten Pulau Morotai diawali dari pertemuan jamuan antara Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, dan para pengusaha RRT, di Jakarta, pada tanggal 5 Oktober 2018, yang difasilitasi oleh KBRI Beijing, dimana Fountain ada di dalamnya.

Tim Pemkab Morotai meninjau lokasi Fountai Group.
Pertemuan pertama dilanjutkan dengan sekian pertemuan berikutnya untuk membahas peluang kerja sama antara kedua pihak, yang akhirnya bermuara pada penandatanganan LoI antara Morotai dan Fountain, di kota Xiamen, di sela-sela event “China Internasional Fair of Investment and Trade” tahun 2019.

Sebelum dilakukan penandatangan LoI, ujar dia, secara khusus dilakukan pembahasan dua tahap antara pihak Tim Kabupaten Morotai, yang dipimpin Wakil Bupati, Asrun Padoma, dengan pihak Fountain yang dipimpin oleh CEO, Andrew Zheng. Selanjutnya Tim Morotai diperkenalkan dengan salah satu jaringan kerja sama Fountain Group yaitu Xiamen Torch Co. Ltd, sebagai perusahaan BUMN di bidang IT yang telah memberikan kontribusi GDP sebesar 50% dari total GDP kota Xiamen, dengan fokus pada 6 bidang utama yaitu: manufaktur LED, elektronik dan baterai, chip, informasi dan software.

"Potensi kerja sama dengan pihak BUMN 'Torch' berkaitan dengan tata kelola pembangunan di kota pulau di Morotai pada umumnya, dan KEK Jababeka pada khususnya. Pada pertemuan dengan Tim 'Torch', dipresentasikan tentang kemajuan pembangunan di Morotai dan peluang kerja sama internasional yang ditawarkan, terutama di bidang investasi dan perdagangan," pungkasnya.

Rombongan dijamu oleh Fountain .
Selain itu, di akhir kunjungannya ke kota Xiamen, Provinsi Fujian, Tim Kabupaten Pulau Morotai diajak untuk meninjau salah satu mega-proyek dari Fountain Hyperstruct, anak perusahaan Fountain group, yang bergerak bidang jasa konstruksi, baja dan pembangunan. Mega proyek Fountain Hyperstruct adalah pembangunan dua menara gedung menggunakan teknologi “Green Building - Zero Carbon Emission” terbaru, dimana salah satu menara gedung berlantai 88, akan menjadi gedung tertinggi di kota Xiamen.

"Gedung 88 lantai tersebut sedang dipertimbangkan untuk diberi nama 'Gedung Nusantara' atau 'Gedung Indonesia'," ujarnya

Ia menambahkan Proyek Mega “Gedung Nusantara” di Xiamen itu menurut Alexander Huang, Asisten CEO Fountain Group, hanyalah salah satu dari berbagai proyek Fountain Hyperstruct yang meliputi proyek-proyek besar, seperti pembangunan Fuqing Nuclear Power project, Zhangzhou Museum, Southeast International Shipping Center di Xiamen, dan berbagai mega proyek lainnya, yang diharapkan akan dapat diterapkan di Morotai nantinya.

 Alexander Huang, sepeti diungkapkan Samuel Samson, merupakan sosok yang terlibat aktif sejak awal dalam merancang kerja sama antara Shenzhen Fountain Corp. dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. (LIL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.