Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Sandiaga Tegaskan Kursi Wagub DKI Milik PKS

Sandiaga Salahuddin Uno menandaskan kursi wakil gubernur DKI merupakan milik PKS. Foto : sindo
JAKARTA - Setahun lebih kursi wakil gubernur di DKI Jakarta kosong. Sudah beragam pendapat tertumpah agar kursi itu segera diisi. Ya, kursi itu memang milik partai pengusung pasangan Anies - Sandi, yakni Gerindra dan PKS.

Namun, sepertinya tak mudah untuk menentukannya. Mulai dari alotnya penentuan kandidat di internal partai pendukung hingga tarik ulur kembali jatah parpol di kursi itu.

Menanggapi hal itu, Sandiaga Salahuddin Uno, yang didorong oleh pihak-pihak tertentu untuk menempati kursi wakil gubernur itu menandaskan dia tak ingin kembali menjadi Wakil Gubernur DKI setelah dikalahkannya dia dalam pemilihan presiden/wakil presiden April 2019 lalu.

Pada sebuah kesempatan di Jakarta, Sabtu (21/9), Sandi kembali menegaskan bahwa dia tidak akan kembali menjadi wakil gubernur. Ia mengatakan kursi wakil gubernur merupakan jatah dari PKS. Hal itu sudah kesepakatan partai pengusung dirinya dulu sebelum pemilihan presiden/wakil presiden.

Sandi tidak tau siapa yang bakal diusung PKS untuk menggantikan dirinya itu. Entah itu dari kader internal ataukah dari profesional.

Kader PKS yang digadang untuk menggantikannya adalah Ustadz Ahmad Syaikhu. Mantan Wakil Walikota Bekasi ini dipandang lebih patut untuk mendampingi Anies Baswedan.

Namun perjalanan PKS untuk mengusungnya menjadi alot manakala Gerindra DKI mengusulkan ketua DPD nya yakni M. Taufik untuk menggantikan Sandi di kursi Wakil Gubernur. Bahkan Prabowo Subianto kala itu menegaskan kursi wakil gubernur merupakan hak PKS.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.