Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Pemkab Kepsul Gandeng Ponpes Assunniyah Jember untuk Sediakan Beasiswa Bagi Penghafal Al Quran

Pemkab Kepsul sediakan beasiswa bagi penghafal Al Quran. Pemkab bekerjasama dengan Ponpes Assunniyah Jember sebagai tempat untuk menimba ilmunya. Foto : Humas
SANANA - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Pondok Pesantren Assunniyyah Jember Jawa Timur.

Pondok Pesantren Assunniyyah Jember akan menyediakan anggaran beasiswa bagi Penghafal Al-Qur'An untuk santri di Kabupaten Kepsul.

Dengan adanya kerja sama itu, Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesrah) mendatangkan Hafidz Al-Qur'An 30 Juz,
Ustadz Ramadhon Abdul Jabar dan pengasuh Pondok Pesantren  Assunniyyah Jember, KH.Ahmad Sadid Jauhar.

Rombongan Ponpes Assunniyyah Jember saat tiba dengan Pesawat di Bandara Emalamo Sanana Desa Waiipa Kecamatan Sanana, Sabtu (12/10) langsung di jemput Kabag Kesrah H.Haryono Subiyanto, S.Si., M.PdI dan di bawah menuju ke Istana Daerah (Isda) di Desa Fagudu Kecamatan Sanana.

Setelah tiba di Istana Daerah, Rombongan Ponpes Assunniyyah langsung di sambut secara resmi oleh Asisten I H.Umar Umabahi selaku yang mewakili Bupati Hendrata Thes, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepsul, Abd Rahman Kharie,Kasi Bimas Islam Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kepsul Bobi Fahrudin, Kasad Bimas Polres Kepsul AKP Har Sukarno serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Kepsul.

Acara pemjemputan yang berlangsung di Ruangan Aulah Istana Daerah itu, di barengi dengan penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama antara Pemda Kepsul dan Pondok Pesantren Assunniyyah Jember. Penandatanganan Nota Kesepahaman itu di lakukan langsung Kabag Kesra H. Haryono Subiyanto dan pengasuh Pondok Pesantren  Assunniyyah Jember, KH.Ahmad Sadid Jauhar.

Kabag Kesra Hi.Haryona Subiyanto saat di Wawancara usai kegiatan penjemputan di Istana Daerah, mengatakan bahwa dalam MoU tersebut ada beberapa poin-poin kesepakatan antara Pemkab Kepsul dan Pondok Pesantren Assunniyyah Jember, di antara nya penyediaan beasiswa. Apabila ada fakir miskin atau anak yatim piatu yang mau melanjutkan sekolah ke pesantren namun masih memikirkan biaya dan lain-lain maka Bapak KH.Ahmad Sadid Jauhar telah membuka peluang dengan menyiapkan beasiswa, serta gratis biaya pendidikan dan gratis makan minum," jelasnya.

H.Haryono melanjutkan, kalau berbicara sarjana maka di Kabupaten Kepulauan Sula tidak lagi krisis sarjana. Sula ini sarjana dengan berbagai macam disiplin keilmuan sangat banyak. Namun yang kita mengalami krisis saat ini adalah krisis Ulama. Oleh karena itu langkah yang kita lakukan saat ini adalah salah satu upaya kita untuk mencetak generasi-generasi Ulama.

Ia mengatakan, langkah kita untuk mencetak generasi-generasi ulama ini karena bagaimana pun juga menurut kepercayaan kita sebagai umat Islam kalau kita menginginkan daerah kita menjadi daerah yang "Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur"itu maka salah satu nya harus ada Ulama. Dengan adanya Ulama insa Allah Daerah kita akan aman, makmur dan sejahtera," paparnya.(EDL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.