Header Ads

http://www.ipctpk.co.id/

Selepas Dilantik, Wapres Ma'ruf Amin Terima Tiga Wakil Presiden

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima Wakil Presiden China Wang Qhisan di Istana Wakil Presiden Merdeka Selatan, Minggu (20/10). Foto : Kompas
JAKARTA - Meskipun sempat diragukan kebugarannya, K.H. Ma'ruf Amin tampil prima saat menghadiri pelantikannya menjadi Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Bersama dengan Presiden Joko Widodo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu tampil dengan menggunakan celana panjang, bukan lagi kain sarung yang menjadi ciri khas Pak Kyai, begitu panggilan akrabnya. Dihadapan anggota MPR RI dan tamu kehormatan dari berbagai negara, juga politisi tanah air termasuk mantan rival politiknya Prabowo Subianto dan Sandiaga S. Uno, Minggu (20/10), pelantikannya menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 berjalan lancar.

Selepas acara pelantikan itu Wakil Presiden periode 2019-2024, Ma'ruf Amin, langsung menuju Istana Wakil Presiden. Ia menyambut tamu negara, Wakil Presiden Myanmar Sai Mauk Kham di Istana Wakil Presiden.

Pertemuan itu berlangsung pada Minggu (20/10) malam, sekitar pukul 20.18 WIB. Wakil Presiden Myanmar Sai Mauk Kham disambut dan ditemui K.H. Ma'ruf Amin di ruang audiensi. Mereka terlihat duduk berhadapan dan saling berbincang.

Hadir pula Duta Besar Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye. Dia datang menggunakan jas berwarna hitam dan terlihat menyimak perbincangan Sai Mauk Kham dan Ma'ruf Amin di ruang audiensi tersebut.

Pertemuan kedua pimpinan negara ini berlangsung cukup lama. Pada pukul 20:46 WIB pertemuan Ma'ruf Amin dan Sai Mauk Kham berakhir. Sebelum meninggalkan Istana Wakil Presiden, Sai Mauk Kham sempat kembali melemparkan senyuman ke Wakil Presiden terpilih RI tersebut.

K.H. Ma'ruf Amin sebelumnya juga bertemu dengan Wakil Presiden Republik Rakyat China Wang Qishan dan Wakil Presiden Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh. Sama seperti Sai Mauk Kham, kedua Wakil Presiden tersebut berbincang akrab di ruang audiensi Istana Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta.

Setelah bertemu dengan wakil presiden dari ketiga negara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momen perkenalan dan upaya untuk meningkatkan kerja sama antar negara.

"Ini hari pertama kerja saya, menerima Wakil Presiden Tiongkok, kemudian Vietnam dan Myanmar. Intinya mereka adalah ingin untuk berkenalan sekaligus mereka menyampaikan juga salam dari pemerintahnya dan yang terpenting adalah meningkatkan kerja sama, persabahatan, baik di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, maupun juga di dalam investasi," ujar K.H. Ma'ruf Amin kepada wartawan.

K.H. Ma'ruf Amin menambahkan, pertemuannya itu juga untuk memperkuat negara-negara di ASEAN. Terutama kerjasama dalam bidang pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia.

"Kunjungan mereka ini sangat penting terutama juga untuk memperkuat negara-negara ASEAN. Dengan Tiongkok saya kira kita tinggal memperbesar, memperkuat kerja samanya, juga dalam bidang sumber daya manusia, pendidikan formal maupun pendidikan vokasi," sambungnya.

Abah Ma'ruf, begitu ia kerap disapa, mengungkapkan pula bahwa perbincangannya dengan ketiga tokoh antar negara itu juga sesuai dengan pandangan Presiden Joko Widodo. Ia mengatkan, Presiden Joko Widodo menginginkan untuk Indonesia meneruskan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Yang memang seperti yang Pak Jokowi sampaikan, yaitu kita akan terus memperbesar investasi, juga memperkuat ekspor, memprioritaskan sumber daya manusia, disamping juga meneruskan juga pembangunan infrastruktur," pungkasnya. (REP8/DT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.