Header Ads

https://daihatsu.co.id/

DPRD DKI Adakan Bimtek di Bali

Pembukaan Bimtek DPRD DKI Jakarta oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Minggu (8/3). foto : humas DPRD DKI Jakarta.
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar bimbingan teknis (bimtek) di salah satu hotel mewah di Bali.

Bimtek yang diselenggarakan mulai Minggu (8/3) hingga Selasa (10/3) itu mengenai perencanaan dan pembangunan daerah, dan diikuti oleh 106 anggota DPRD DKI Jakarta. Materi mengenai perencanaan dan pembangunan daerah itu disebut dalam laman resminya (dprd-dkijakartaprov.go.id) sebagai hal penting melihat kesiapan Jakarta paska nanti pemindahan ibukota dilaksanakan. 

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi pada kesempatan itu mengajak seluruh jajarannya untuk memanfaatkan momen Bimtek dengan baik. Harapannya seluruh jajaran DPRD DKI Jakarta kedepan mampu menguasai tentang pembangunan dan keuangan daerah.

Hadir sebagai pembicara dalam bimtek itu antara lain, Direktur Pelaksana dan Pertanggung Jawaban Keuangan Daerah Kemendagri, Bahri; Direktur Pendapatan Daerah serta Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Hendriwan; dan Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kemendagri, Nelson Simanjuntak.

Selain pembekalan mengenai pembangunan dan keuangan daerah, serta tata cara perjalanan ke Luar Negeri, jajaran DPRD DKI Jakarta juga laporan singkat dari Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah yang turut hadir dalam pembukaan Bimtek tentang kesiapan pemindahan Ibukota.

Saefullah mengatakan, sejauh ini pihak eksekutif telah membahas revisi Undang-undang Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kalau nanti pemindahan Ibu Kota telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat secara resmi, kami telah melakukan pembahasan revisi, bahkan sudah dievaluasi,” terangnya.

Sementara saat ini rancangan Undang-undang (RUU) sedang dalam tahap penyusunan dan pembahasan untuk memperdalam payung hukum jika nanti Jakarta bukan lagi sebagai Ibu Kota.

“Pemprov menyusun RUU tentang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Raya, selanjutnya kami akan memperdalam lagi RUU ini dengan pihak legislatif dalam waktu dekat,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.