Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Keluarga Almarhum Mbah Roso Nyatakan Sehat, dan Berharap Masyarakat Pati Tenang

Endro Dwi Cahyono, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang merupakan kerabat almarhum Imam Suroso. Foto : Ist.
Pati - Maraknya informasi yang beredar di media sosial (Medsos) maupun di masyarakat usai meninggalnya anggota DPR RI Imam Suroso alias Mbah Roso pada Jumat (27/3) kemarin yang diduga terjangkit Covid-19 ditepis pihak keluarga.

Menurutnya, informasi yang beredar bahwa keluarga almarhum yang saat ini dirawat di Rumah Sakit itu dianggap tidak benar, bahkan termasuk ajudan dan sopir almarhum Imam Suroso yang dikabarkan meninggal dunia, juga tidak benar.

"Alhamdulillah, keluarga Almarhum Imam Suroso semua sehat, termasuk istrinya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya," ungkap Endro Dwi Cahyono, melalui pesan recorder yang tersebar dan mengaku sebagai keluarga besar Imam Suroso.

Endro mengatakan, tidak ada fakta bahwa asisten pribadi meninggal dunia, sebab saat ini untuk dua asisten pribadi almarhum masih berada di Jakarta dalam keadaan sehat, termasuk supir pribadi, "Semuanya sehat, dan saat ini sedang melakukan isolasi diri di ruamahnya," tepis Endro.

Meski begitu, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pati khususnya Dinas Kesehatan agar segera memberikan fasilitas kepada keluarga besar untuk melakukan Rapid Test agar semua tenang, termasuk masyarakat. Mereka selema ini dinyatakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Pati, sehingga dengan adanya tes tersebut tidak muncul berita hoax yang menimbulkan kepanikan dan ketegangan di masyarakat.

"Perkembangan terbaru keluarga almarhum akan saya sampaikan secara berkala, dan ini valid. Saya sampaikan kepada masyarakat Pati mari bersama-sama tetap optimis sebarkan energi positif melalui pesan whatsapp atau media sosial (medsos)," ujar Endro penuh harap.

Endro yang juga sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah itu mengaku bahwa virus Corona sampai saat ini belum ada obatnya, dan yang menjadi obat adalah daya tahan tubuh kita masing-masing atau imunitas tubuh. Ia menambahkan, kalau tubuh kuat maka imunitas tubuh akan kuat melawan Corona, namun kalau kondisi stres maka akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. "Mari ikuti petunjuk pemerintah, tidak usah berspekulasi dan tidak perlu mengikuti berita-berita yang belum tentu benar yang ada di media sosial,” pungkasnya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.