Header Ads

https://daihatsu.co.id/

MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dalam Perpres 75/2019 dibatalkan MA. Besaran iuran kembali ke tarif lama. foto : Ist.
Jakarta - Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) akhirnya mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Pasal 34 ayat 1 dan 2 Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan diputuskan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Ketua majelis yaitu Supandi dengan anggota Yosran dan Yodi Martono Wahyunadi. Menurut MA, Pasal 34 ayat 1 dan 2 bertentangan dengan Pasal 23 A, Pasal 28H dan Pasal 34 UUD 1945. Selain itu juga bertentangan dengan Pasal 2, Pasal 4, Pasal 17 ayat 3 UU Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Judicial Review Perpres 75/2019 itu diajukan oleh Komunitas Pasien Cuci Darah (KPCDI). Mereka keberatan dengan kenaikan iuran itu. Mereka kemudian mengajukan permohonan ke MA dan meminta kenaikan itu dibatalkan. 

Dengan dibatalkannya ketentuan Pasal 34 ayat 1 dan 2 Perpres 7/2019 itu, berarti besaran iuran BPJS Kesehatan kembali ke ketentuan lama, yakni :

a. Sebesar Rp 25.500 untuk kelas 3
b. Sebesar Rp 51 ribu untuk kelas 2
c. Sebesar Rp 80 ribu untuk kelas 1


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.