Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Politisi Gerindra Desak KPU Undur Tahapan Pilkada Serentak 2020

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menganjurkan agar KPU RI menunda tahapan Pilkada 2020. Foto : suara
Jakarta - Menyikapi perkembangan pandemi virus Corona (Covid-19), Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mendesak agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI harus segera bersikap dengan menunda tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

"Pilkada yang sedianya 23 September 2020 itu harus diundur terkait Covid-19, KPU juga harus mengeluarkan surat edaran untuk melarang bakal calon kepala daerah dan tim suksesnya yang saat ini masih saja melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan masyarakat," kata Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (29/3).

Langkah tegas tersebut harus dikeluarkan KPU sebagai penyelenggara negara mengingat pengumpulan massa sangat membahayakan masyarakat. Jika nekat digelar, bukan tidak mungkin Covid-19 makin meluas.

"Dan masyarakat yang daerahnya ada penyelenggaraan Pilkada 2020 sebaiknya jangan mau hadir atau berpartisipasi dalam acara sosialisasi yang dilakukan bakal calon kepala daerah dan tim suksesnya karena berisiko terjangkit virus corona nantinya," tandas Arief.

Ia juga mengaku akan mengusulkan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menghentikan kegiatan penyaringan bakal calon kepala daerah (Cakada) hingga situasi kondusif.

"Serta mengimbau para kader Partai Gerindra di seluruh Indonesia mematuhi ajakan pemerintah dalam mengatasi Covid-19 serta membantu pemerintah menyosialisasikan pencegahan Covid-19 dengan mengunakan media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan WhatsApp," pungkas Arief Poyuono. (Rep/RM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.