Header Ads

https://daihatsu.co.id/

158 CPNS Menerima SK PNS Secara Simbolis

Walikota Tidore Kepulauan mengambil sumpah 158 CPNS yang diwakili oleh 6 CPNS karana dalam masa penanggulangan Covid-19 dan disiarkan secara live facebook. Foto : Ist
Tidore - Sebanyak 158 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) setelah diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) Wali Kota sebagai PNS, Selasa (14/4/2020).

Upacara pengambilan sumpah dan penyerahan SK hanya dilakukan kepada tujuh orang perwakilan CPNS dari tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis serta perwakilan CPNS dari Isntitut Pemerintahan Dalam Negeri. Sementara untuk 152 CPNS lainnya menyaksikan secara live melalui media streaming di rumah masih-masing.

Menurut Wali Kota Tikep Ali Ibrahim, hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 10/SE/IV/2020 tanggal 2 April 2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS atau Sumpah/Janji Jabatan melalui media elektronik/teleconference pada masa status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Dalam surat edaran tersebut sudah dijelaskan dengan lengkap bahwa instansi pemerintah dimungkinkan untuk melakukan pengambilan sumpah PNS melalui media elektronik atau teleconference,” jelas Ali Ibrahim.

Ali Ibrahim mengatakan, pengaturan upacara pengambilan sumpah dan penyerahan SK Wali Kota juga ditata berdasarkan protokol kesehatan dengan memberlakukan physical distancing atau menjaga jarak fisik antara masing-masing PNS, pejabat yang diundang maupun staf protokol yang bertugas.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada saat penyerahan SK Wali Kota tidak disertai dengan jabat tangan antara Wali Kota dengan PNS penerima SK, tetapi diganti dengan menggunakan salaman khas Tidore suba yaitu mengangkat kedua tangan dirapatkan, kemudian dilekatkan ke arah dagu masing-masing.

Menurutnya, baik peserta yang diambil sumpah maupun sejumlah pejabat yang hadir di acara tersebut diberikan batas jarak fisik antara 1,5 sampai 2 meter, mengenakan masker serta wajib cuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki tempat acara.

Kepada PNS yang menyaksikan melalui teleconference dari rumah masing-masing, dirinya berpesan untuk ikut beperan aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Tikep.

"Kepada saudara-saudara yang tidak hadir secara langsung dalam upacara pengambilan sumpah dan penyerahan SK ini, jangan berkecil hati, karena metode ini juga sebagai bentuk ikhtiar bersama dan sebagai perwujudan dari imbauan pemrintah pusat agar tidak melakukan perkumpulan dengan melibatkan orang banyak,” terang Ali Ibrahim.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumder Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tikep Sura Husain mengatakan, sehubungan dengan terjadinya pandemik Covid-19, maka pengambilan sumpah dan penyerahan SK Wali Kota hanya diwakilkan kepada enam orang peserta saja.

"CPNS yang diambil sumpah sebanyak 158 orang, terdiri dari tenaga kesehatan 59 orang,  77 tenaga guru, 19 tenaga tekhnis dan 3 orang dari IPDN, telah memenuhi syarat dan ketentuan untuk diangkat sebagai PNS berdasarkan aturan yang berlaku," ungkapnya.

Perwakilan PNS yang diambil sumpah dan menerima SK itu adalah Aliwan Juniar Suratmaja, Yurna Idrus, Muhammad Ade, Rahmat Hidayat, Hijrah Mawaddah Sampara, Tryana Inayah, dan Bambang Hendro Priyono.

Dia menambahkan, bagi yang tidak hadir, BKPSDM telah mengintruksikan untuk menikuti secara langsung melalui media online berupa live faceebook yang disipakan oleh BKPSDM.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.