Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Bekasi Berlakukan PSBB, Berikut Hal-hal yang Dilarang

Perberlakuan PSBB hari pertama, Rabu (5/4) di Kota Bekasi. Foto : tribun
Bekasi - Mulai pukul 00.00 WIB tanggal 15 April 2020, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi berlangsung di Bekasi Raya. Wilayah lain di Jawa Barat yakni Depok dan Bogor pun juga serempak untuk melaksanakannya.

PSBB itu akan digelar selama 2 pekan, hingga 28 April 2020. Setelah itu, dievaluasi efektivitasnya. Setelah itu, PSBB dapat berlanjut, dikurangi intensitasnya, atau dihentikan.

Gubernur Jawa Barat telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2020, dan berikut ini hal yang dilarang selama PSBB berlangsung:

1. Kegiatan belajar di sekolah dan institusi pendidikan lainnya
Kegiatan belajar dialihkan ke rumah. Mulai dari tingkat PAUD sampai perguruan tinggi, termasuk lembaga pelatihan, penelitian, pembinaan, dan lainnya yang tidak berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

(Pasal 5 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

2. Aktivitas kerja di kantor
Diganti dengan kerja dari rumah (work from home) atau aktivitas kerja digelar secara terbatas dengan memenuhi protokol covid-19 seperti memastikan kebersihan seluruh area perkantoran, melakukan disinfeksi, menutup akses masuk bagi pihak yang tidak berkepentingan, dan menyediakan pos pemeriksaan kesehatan, ruang transit, ruang karantina, dan petugas kesehatan.

Penghentian aktivitas kerja tidak berlaku untuk kantor pemerintahan daerah, BUMN/BUMD, pelaku usaha sektor tertentu (kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, perhotelan, utilitas publik) dan LSM bidang kebencanaan dan sosial.

(Pasal 7 dan 8 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

3. Orang yang dilarang bekerja pada perusahaan yang tidak libur bekerja menurut Pasal 8
Bagi perusahaan atau instansi yang masuk ke dalam kriteria pada Pasal 8, maka pekerja penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, penyakit paru-paru, kanker, ibu hamil, dan lebih dari 60 tahun dilarang bekerja.

Hal itu karena mereka memiliki penyakit penyerta yang dapat berakibat fatal apabila terpapar covid-19.

(Pasal 8 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

4. Aktivitas di rumah makan/restoran/usaha sejenis
Dilarang makan di tempat. Makanan hanya boleh dibawa pulang langsung (take away), pemesanan online atau layanan antar.

Jarak antrean antarpelanggan paling sedikit 1 meter dan pemilik usaha menyediakan tempat cuci tangan bagi pelanggan dan pegawai.

Pemilik usaha juga wajib menerapkan prinsip higienis sanitasi pangan, tidak kontak langsung dengan pangan (menggunakan sarung tangan atau penjepit) dalam persiapan, pengolahan dan penyajian makanan.

Melarang karyawan dengan suhu tubuh di atas normal, demam, batuk, pilek, diare, dan sakit tenggorokan untuk bekerja.

(Pasal 8 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)


5. Aktivitas di hotel
Hotel dilarang menerima tamu yang sakit dengan gejala infeksi saluran nafas.

Hotel dilarang mengadakan aktivitas atau menutup fasilitas yang dapat menciptakan kerumunan.

(Pasal 8 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

6. Aktivitasi di tempat konstruksi
Melarang bekerja bagi karyawan yang memiliki suhu badan di atas normal.

Mewajibkan pekerja menggunakan masker, sarung tangan, dan pakaian kerja sesuai prosedur K3.

(Pasal 8 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

7. Aktivitas di tempat ibadah
Dilarang menggelaar kegiatan keagamaan di rumah ibadah dan tempat tertentu selama PSBB.

Sebagai gantinya, kegiatan ibadah dilakukan di rumah. Guru agama dapat melakukan pembinaan agama secara virtual atau secara langsung dengan menerapkan pembatasan fisik (physical distancing).

(Pasal 9 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

8. Pembatasan di fasilitas umum
Fasilitas umum dilarang untuk dibuka. Pengelola wajib menutup fasilitas umum itu selama PSBB.

Dikecualikan untuk fasilitas umum yang meliputi kegiatan pada ranah sembako, energi, komunikasi dan TI, keuangan, dan logistik.

Juga tidak berlaku untuk penatu (laundry), pasar, toko swalayan, dan toko kelontong.

Kegiatan olahraga secara mandiri seperti dilakukan sendiri dan tidak berkelompok di area sekitar rumah.

(Pasal 11-13 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

9. Kegiatan sosial budaya
Kegiatan seperti olahraga, politik, hiburan, akademik, dan budaya, dilarang.

Kecuali kegiatan seperti khitanan, pernikahan, dan permakaman atau takziah yang bukan karena karena covid-19.

(Pasal 14 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)

10. Transportasi
Kendaraan bermotor hanya boleh mengangkut satu penumpang dengan alamat KTP yang sama dengan pengemudi.

Kapasitas maksimal mobil adalah 50 persen dengan posisi tempat duduk yang diatur. Misalkan mobil dengan 4 tempat duduk hanya boleh mengangkut 3 orang, 1 sopir di depan, dan 2 penumpang di belakang dengan duduk berjauhan.

Angkutan umum, tidak boleh melebihi 50 persen kapasitas, dan mesti mengatur posisi tempat duduk penumpang secara berjauhan.

Ojek online dilarang mengangkut penumpang dan hanya bisa melayani pesan-antar makanan, dan fasilitas lain yang disediakan aplikator.

(Pasal 16 Pergub Jabar Nomor 27 tahun 2020)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.