Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Berlakukan PSBB, Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp200.000 per Paket


Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan pihaknya menyalurkan 130.000 paket sembako untuk keluarga yang terdampak pemberlakukan PSBB di wilayahnya. Penerima bantuan ini ialah mereka yang tidak tercatat di DTKS. Foto : Ist
Bekasi - Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan mulai hari ini Pemerintah Kota Bekasi akan mendistribusikan bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19) berupa paket sembako. Jumlah yang akan diberikan bantuan itu sekitar 130.000 kepala keluarga, di mana mereka tidak tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Lebih lanjut dijelaskannya, mereka yang termasuk non-DTKS itu antara lain pekerja harian lepas, ojek online, buruh yang terkena PHK atau terancam PHK (diliburkan tanpa digaji), dan pedagang yang terkena dampak secara ekonomi akibat pemberlakuan PSBB.

Untuk tahap pertama, lanjut pepen, begitu sapaan akrab Walikota Bekasi Rahmat Effendi, akan disalurkan pada minggu ini. Rabu dan Kamis sekitar 30.000 paket, kemudian sisanya pada Jum'at, Sabtu dan Minggu. Bantuan itu akan diberikan tiap minggu.Tahap pertama ini nilainya sekitar Rp 21 miliar.

Paket sembako itu terdiri dari beras, gula, kecap, dan beberapa bahan pokok lain senilai Rp.200.000,-. Bantuan itu dianggarkan dari Dana Anggaran Alokasi Umum (DAU) APBD 2020.

Pepen menyebutkan, warga masyarakat yang mendapat bantuan paket sembako ini akan diberi label sebagai penanda bahwa dia telah menerima bantuan. Hal ini bertujuan agar tidak ganda dalam penyaluran bantuan sosialnya.

Bantuan tersebut akan disampaikan door to door oleh petugas yang mengenakan seragam Covid-19 agar menghindari terjadinya kerumunan.

“Ada stiker, nanti bisa ditunjukin ke petugas. Distribusinya by name by address. Nanti pembagian dari petugas kita yang menggunakan seragam Covid,” tutupnya.(Red/PJK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.