Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Boyolali Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19

Sekretaris Daerah Boyolali, Masruri. Foto : Ist.
Boyolali - Pandemi covid-19 di Boyolali sudah mengkhawatirkan. Jumlah warga yang terpapar virus covid-19 itu kian bertambah.

Lantaran hal itulah Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mulai menetapkan status tanggap darurat. Status ini meningkat, lantaran sebelumnya hanya siaga.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Boyolali, Masruri, kepada wartawan Rabu (29/4/2020). Ia menjelaskan pemerintah kabupaten mengambil langkah ini lantaran jumlah warga terjangkit mulai meningkat.

Lebih lanjut dijelaskan Masruri, kenaikan status dari siaga menjadi tanggap darurat tersebut tertuang dalam SK Bupati Boyolali nomor 360/326/2020 tentang Penetapan status tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19. Status ini berlaku selama 39 hari mulai 21 April hingga 29 Mei 2020.

Pemerintah Kabupaten Boyolali meminta agar warga Boyolali yang pulang kampung untuk melakukan karantina mandiri sesampainya di rumah. Kemudian menerapkan physical distancing dan menggalakkan budaya hidup sehat dan bersih.

Masruri juga meminta agar masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Kalaupun keluar rumah diwajibkan memakai masker.

Guna mengantisipasi dampak dari penetapan status ini, pemerintah  kabupaten telah menyiapkan jaring pengaman sosial untuk membantu masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo, mengungkapkan, jumlah warga Boyolali yang dinyatakan positif terpapar virus Covid 19 sebanyak 7 orang. Dimana 6 pasien masih menjalani  perawatan di rumah sakit dan satu pasien meninggal.(SR/SMS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.