Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Delapan ODP di Kota Tikep Kembali Dirujuk ke RS Chasan Boesoeri Ternate

Juru Bicara Satgas Covid-19 Saiful Salim didampingi Kabag Protokoler Pemkot Tikep. Foto : Sukadi.
Tidore - Tim satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Covid-19 Kota Tidore Kepulauan (Tikep) merujuk delapan orang ke Rumah Sakit Chasan Boesoeri Ternate karena hasil rapid test reaktif.

Dari delapan orang tersebut tiga orang dalam masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sementara lima lainya adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga Kota Tikep sendiri yang di rujuk tim Satgas Covid-19 sudah 15 orang.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Saiful Salim saat Konferensi Pers yang didampingi Kabag Protokoler Pemkot Tikep. Ia menyampaikan bahwa tim gugus tugas melakukan pemeriksaan Rapid Test terhadap 107 Orang yang berada di Kota Tikep namun dari hasil rapit test tersebut 92 orang non reaktif dan 8 orang hasil reaktif.

"Dari delapan orang tersebut dari hasil rapid test pertama hasilnya non reaktif tetapi hasil rapid test kedua delapan orang tersebut hasilnya reaktif, sehingga di rujuk ke RS Chasan Boesoeri Ternate untuk dilakukan pengambilan spesimen Sweb Test guna mengetahui hasilnya," ungkap Saiful.

Dari delapan orang tersebut riwayat perjalanan yang sama dengan lima pasien ODP yang sudah dirujuk sebelumnya yakni dari Bandung, sementara riwayat perjalanan menuju Surabaya dengan mobil dan kembali ke Ternate dengan menggunakan kapal laut dan ke Tidore juga menggunakan kapal laut (Feri).

"Dari ketiga belas orang tersebut ketika dari Ternate menuju Tidore langsung dijemput tim Satgas untuk dilakukan karantina di Kediaman Walikota lama," ungkap Saiful.

Ia mengatakan, bagi orang yang dari melakukan perjalan dari daerah terjangkit harus mengikuti sesuai protokol kesehatan yang ditentukan. Apabila orang tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah jika ada gejala segera lapor ke Puskesmas atau petugas medis rumah sakit atau tim Satgas terdekat.

Selain itu masyarakat dianjurkan jangan panik namun harus tetap waspada sesuai dengan anjuran yakni jaga jarak, selalu menggunakan maskes bila ke luar rumah, sesering mungkin mencuci tangan.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.