Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Dinas Prindag, Koperasi dan UKM Halteng Peringatkan Pedagang Takjil di Masjid Raya Weda

Pedagang takjil di depan Masjid Raya Weda diperingatkan karena tidak mematuhi protokol kesehatan dan aturan yang telah dikeluarkan Disperindag, Koperasi dan UKM Halteng. Foto : Masdar
Weda – Penjualan takjil Ramadhan di depan Masjid Raya Weda mendapat protes dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Halmahera Tengah.

Penjualan yang dilakukan oleh masyarakat Weda di depan Masjid Raya Weda itu dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang sudah diatur dalam PRINDAKOB Halteng.

Menurut Kadis Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM  Halteng, Senin (27/4/2020) Ridwan Saliden, ada beberapa masyarakat bertemu dengannya untuk meminta izin berjualan di depan Masjid Raya dan kami sudah mengeluarkan izin kepada sebagian masyarakat untuk berjualan takjil Ramadhan di depan Masjid Raya Weda. Namun bagi masyarakat yang mau berjualan harus mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan agar kita terhindar dari wabah covid-19.

"Memang kami belum menyediakan tempat khusus untuk berjualan menu buka puasa ini, dan kami akui itu, sebab kami masih memeliki keterbatasan fasilitas," ujarnya.

Aturan yang diterapkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Halmahera Tengah diantaranya, tempat berjualan atau lapaknya harus berjarak 2 meter antara lapak satu dengan lainnya. Selanjutnya, mereka harus menyiapkan tempat cuci tangan bagi pembeli maupun penjual itu sendiri. Kemudian, lanjut Ridwan, masyarakat yang berjualan harus menggunakan masker.

Namun dari berbagai aturan yang disampaikan tersebut tidak diikuti oleh penjual, sehingga pihak Dinas pun protes kepada mereka. Selanjutnya, Ridwan mengatakan, barang siapa yang tidak mengikuti anjuran yang sudah disampaikan, maka akan dibubarkan dan tidak diizinkan berjualan lagi di depan Masjid Raya Weda.

Ketegasan ini perlu disampaikan agar supaya masyarakat ini harus menaati protokol kesehatan. "Anjuran mengikuti protokol kesehatan ini adalah instruksi untuk semua SKPD yang ada di kantor Bupati Halmahera Tengah," tandas Ridwan.

Sementara itu, untuk persediaan kebutuhan pokok di bulan ramadhan hingga Idul Fitri di Kabupaten Halmahera Tengah, diungkapkan Ridwan, masih aman persediaannya. Harga bahan pokok pun masih terkendali di Halmahera Tengah. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.