Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Fraksi PKB Desak Walikota Tikep Bisa Hadiri Rapat Dengan DPRD

Murat Polisiri,  Ketua PDC PKB Kota Tikep. Foto : Sukadi. 
Tidore - Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) yang juga Ketua Satgas Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Kota Tikep Provinsi Maluku Utara diharapkan dapat menghadiri rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membicarakan terkait dengan angaran penanganan virus Corona di sana.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tikep Murat Polisiri. Menurutnya, fraksi PKB di DPRD Kota Tikep menilai tim yang dikirim oleh Pemkot terkesan tidak mengambil keputusan dan harus berkonsultasi kembali dengan Wali Kota.

"Fraksi PKB DPRD Kota Tikep berharap Wali Kota bisa menghadiri rapat antara pemerintah dan DPRD, hingga sama-sama membicara menyangkut angaran penanganan pencegahan penyebaran virus corona di Kota Tidore," kata Murat Polisiri, Senin (13/4) di kantor DPRD Kota Tikep. 

Lebih lanjut Polirisi PKB yang biasa di sapa Ato itu mengatakan, kehadiran Wali Kota dalam pembicaran penggeseran angaran penangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Tikep dinilai sangat penting, hingga keputusan rapat tidak lagi dilakukan konsultasi ke Wali Kota.

"Kehadiran wali kota dalam pertemuan sangat dibutuhkan, keputusan yang sudah dilakukan dalam pertemuan antara pemerintah dan DPRD tidak lagi di konsultasi ke Wali Kota," tegas Politisi PKB itu.

Dia juga mengatakan, berdasarkan fakta yang terjadi, tim yang dikirimkan oleh pemerintah untuk melakukan rapat dengan DPRD dengan agenda pembahasan pergesaran angaran untuk penanganan pencegahan Covid-19 di Kota Tikep, tidak bisa mengambil keputusan karena harus berkonsultasi dengan Wali Kota, untuk itu fraksi PKB berharap agar Wali Kota bisa menghadiri rapat dengan DPRD.

"Masyarakat berharap agar penanganan penyebaran virus Corona di Kota Tikep secepatnya terealisasi, untuk itu wali kota penting menghadiri rapat dengan DPRD agar rapat tidak menghasil rapat kembali," tutup Ato.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.