Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Industri Emas Hijau di Jember Mulai Bergairah

Industri cerutu di Jember mulai bergairah sejak China mulai pulih dari covid-19. Mereka juga memasarkan produknya secara online. Foto : Ist.
Jember - Pandemi corona virus disease (covid-19) masih belum mereda di bumi pertiwi. Kebijakan pembatasan sosial dan pencegahannya telah berpengaruh pada sendi-sendi kehidupan, terutama pada ekonomi.

Banyak perusahaan yang terpaksa merumahkan karyawannya lantaran order yang turun, atau malah tak ada lagi. Apalagi yang berorientasi eksport, keadaan negara tujuan yang tak jauh beda dengan Indonesia yang menyebabkan permintaannya pun turun.

Industri emas hijau alias tembakau pun mengalami hal sama. Terlebih untuk produk cerutu. Produk tembakau premium ini mengalami kelesuan saat covid-19 melanda dunia. Di Jember, salah satu daerah penghasil tembakau yang dipergunakan untuk membuat cerutu juga bernasib sama. Pabrik cerutunya pun malah sempat berhenti beroperasi selama sebulan akibat pandemi covid-19.

Setelah China mulai bangkit dari wabah, industri cerutu di Jember ikut bangkit. Permintaan dari negeri tirai bambu itu mulai ada lagi. Alhasil, perusahaan yang sebelumnya tiarap sebulan kembali bergairah lagi.

Meskipun pada triwulan I 2020 melandai, produsen emas hijau kini sudah mulai bangun dari keterpurukannya. Selain pasar China, mereka juga melayani pembelian secara online di dalam negeri. Kondisi ini mulai menjanjikan di saat pandemi covid-19.

Beberapa perusahaan cerutu melakukan penjualan online. Penjualan ini untuk pasar dalam negeri. Biasanya untuk dalam negeri mereka sebesar 60 persen. Sisanya untuk ekspor.

Mereka berharap agar kondisi ini segera berlalu, dan industri emas hijau pun menjadi bergairah kembali. (OZ)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.