Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Kota Tegal Tetap Lakukan Isolasi Meskipun Permohonan PSBB Ditolak

Kota Tegal tetap akan melakukan karantina wilayah meskipun pengajuan PSBB ditolak Menkes. Foto : Ist
Tegal - Kota Tegal termasuk daerah yang melakukan pembatasan lebih awal. Meskipun belum mengantongi izin, mereka tetap memberlakukan pembatasan dengan menutup jalur masuk maupun keluar di wilayahnya.

Wakil Walikota Tegal Jumadi kepada wartawan mengutarakan, pihaknya mengetahui penolakan permohonan PSBB kotanya baru dari media massa. Ia mengungkapkan, surat resmi penolakan belum diterimanya.

Meskipun demikian, dengan tekad kuat dirinya menyatakan Kota Tegal tetap akan melanjutkan isolasi wilayah.

Menurut Jumadi, PSBB di Jakarta sama dengan yang dilakukan di Kota Tegal pada awal dilakukan karantina wilayah. Misalnya saja, pengecekan orang masuk, pembatasan akses wilayah, kontrol di semua pintu masuk kota dari jalur kota sampai perbatasan.

Dia menambahkan, selama pemberlakuan isolasi wilayah, Pemkot Tegal juga telah menyiapkan jaring pengaman sosial. Bentuknya berupa bantuan sembako dan makanan siap saji.

"Jaring pengaman sosial sudah disiapkan, termasuk makanan siap saji untuk lansia setiap Kamis. Itu kami perhatikan karena sangat rentan," terangnya.

"Ojek online juga ada bantuannya. Ada 16.365 paket sembako berisi beras 5 kg, susu kental, sarden, dan mi instan mulai didistribusikan serentak pada Senin mendatang," sambung Jumadi.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Tegal menerapkan isolasi wilayah selama empat bulan ke depan. Dimulai pada 30 Maret hingga berakhir 30 Juli 2020. Untuk mendukung isolasi wilayah ini, sejumlah titik masuk dan keluar dari Kota Tegal ditutup dengan beton.(AR/DTK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.