Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Meskipun Zero Positif Covid-19, Kabupaten Tolikara Perpanjang Status Darurat

Bupati Tolikara Usman Wanimbo memperpanjang darurat Covid-19. Foto : Ist.
Karubaga - Status Kabupaten Tolikara sedang dalam darurat Covid-19 diperpanjang. Hal itu diutarakan Bupati Tolikara Usman Wanimbo. Ia mengatkaan, status darurat tersebut diperpanjang hingga 20 Mei  2020. Sebelumnya, penetapan status siaga  darurat Covid-19 Tolikara mulai diberlakukan 19 Maret hingga 19 April 2020.

Usman mengungkapkan, perpanjangan waktu siaga darurat berdasarkan kajian dan pertimbangan  atas  situasi  pandemi  Covid-19.

Keputusan perpanjangan status siaga darurat berdasarkan Surat Keputusan  Bupati Tolikara  Nomor 188.4/84/TAHUN 2020 tentang Perubahan Atas  Keputusan Bupati Nomor : 188.4/62/TAHUN 2020 tentang  Penetapan Status  Siaga Darurat Covid-19 di Kabupaten Tolikara.

Dalam keputusan  yang dikeluarkan tanggal 20 April 2020, dinyatakan perpanjangan masa siaga darurat Covid-19 merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Tolikara.

Dengan perpanjangan ini, maka  masa  kerja  Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tolikara secara otomatis juga diperpanjang dan pemda beserta TNI Polri lebih memiliki otoritas  dalam mengambil tindakan tertentu yang dibutuhkan dibandingkan saat kondisi normal.

“Kami bersyukur, masa tugas 1 bukan Gugus Tugas Covid-19 Tolikara telah bekerja  dengan baik, bahkan saya menganggap sangat sukses. Terbukti hingga saat ini Kabupaten Tolikara masih bersih dari virus corona,” jelas Bupati Tolikara  Usman Wanimbo, Minggu 26 April 2020.

Walau begitu, semua pihak di Tolikara tak bisa lengah akan pandemi Covid-19, sebab kabupaten di sekitar Tolikara sudah ada yang positif Covid-19, seperti di Jayawijaya dan Mamberamo Tengah.

“Artinya, virus ini sudah ada di dekat kita, jadi  harus tetap waspada. Itulah sebabnya saya putuskan untuk memperpanjang masa siaga darurat di Tolikara. Perpanjangan status ini penting karena terkait dengan kewenangan,” katanya.

Pemerintah daerah Tolikara juga mengalokasikan anggaran untuk  program yang berbasis pada aspek kesehatan, sosial dan ekonomi. Keseluruhannya akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di masyarakat.

Bupati Usman menambahkan dimasa perpanjangan kedua, masih tetap difokuskan  pada pencegahan penularan virus dari daerah lain. Karena virus ini  ditularkan dari  orang ke orang, maka yang akan dilakukan Gugus Tugas  Covid-19 Tolikara adalah melanjutkan penutupan akses masuk orang ke Tolikara, kecuali untuk distribusi barang  kebutuhan pokok dan distribusi barang lainnya.

“Distribusi masuknya barang kebutuhan pokok di Tolikara dilakukan  seselektif mungkin,” katanya.(AR/KBP)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.