Header Ads

https://daihatsu.co.id/

ODP Covid-19 di Halut, Bertambah 3 Orang

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Halut Deky Tawaris. Foto : Ist
TOBELO -Tim Gugus Tugas Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) kembali memutakhirkan data perkembangan virus corona di sana.

Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemkab Halut hingga Senin (13/4/2020),  jumlah warga yang sedang dalam pemantauan mengalami peningkatan, yakni pada warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sementara pasien suspect dan positif kondisinya masih sama yakni nihil atau belum ada.

Warga yang berstatus ODP saat ini mencapai 88 orang yang sebelumnya 85 orang karena ada penambahan 3 orang. Sedangkan pasien PDP ada 4 kasus yang sementara dirawat di RSUD Chasan Boesoiri Ternate.

Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemkab Halmahera Utara, Deky Tawaris mengatakan hari ini Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penambahan sebanyak tiga orang. Ketiga orang tersebut berasal dari Kecamatan Tobelo, sedangkan orang yang telah selesai menjalani masa pemantauan selama 14 hari belum ada untuk saat ini. Ia menambahkan, PDP saat ini juga masih belum ada peningkatan kuantitas.

"Hingga saat ini data per hari ini hanya ODP yang bertambah 3 orang.  Jadi saat ini PDP 4 orang sehingga jumlah ODP menjadi 88 orang," kata Deky Tawaris kepada Wartawan, Senin (13/04/2020).

Ia menjelaskan jumlah pasien yang saat ini menjalani perawatan di RS Chasan Boesori Ternate sebanyak 4 orang, 2 orang diantaranya dengan status PDP sedangkan 2 orang lagi dengan status ODP. "Keempat orang tersebut sementara ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pusat, apakah positif atau negatif, kita tunggu saja, semoga saja di Halut tidak ada yang terindikasi positif Covid-19," harapnya.

Lebih lanjut Deky mengungkapkan, dua orang yang dirawat di RSUD Chasan Boesoiri status ODP itu, memiliki riwayat perjalanan dari Gowa Sulawesi Selatan, sedangkan penambahan 3 orang yang juga berstatus ODP riwayat perjalanan dari Manado Sulawesi Utara. "Jadi 2 orang ODP pernah dikarantina di Bryken Hotel. Riwayat perjalanan dari Gowa dan hasil pemeriksan rapit test reaktif," jelasnya.(RHM)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.