Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pantau Penyaluran Sembako, Bupati Minta Kades Terus Data Keluarga Tidak Mampu

Bupati Hendrata Thes langsung turun ke desa untuk memastikan program batuan sosial berupa pembagian sembako tepat sasaran pada Rabu (8/4/2020). Kepala desa yang masih ada penduduk miskin yang belum terdata, harus mendata kembali. 
Sanana - Guna memastikan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) berupa Sembako agar tepat sasaran, Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes turun langsung memantau penyalurannya yang dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos), pada Rabu (08/4/2020).

Penyaluran Sembako berupa beras 28 kg, kacang ijo 2 kg dan telur ayam 19 butir itu, disalurkan di lima desa, yakni Desa Skom, Desa Wainib, Desa Waitamua, Desa Fuata dan Desa Waigai di Kecamatan Sulabesi Selatan.

Dalam pantauan itu, Bupati Hendrata Thes menemukan ada sejumlah warga kurang mampu yang namanya belum terdata sehingga  belum memeliki Kartu Sembako. Pada kesempatan itu, Bupati langsung mengatakan bahwa warga kurang mampu yang namanya belum terdata sehingga belum dapat menerima bantuan maka jangan salahkan Pemerintah Daerah tapi silahkan salahkan Kepala Desa karena Kepala Desa yang tidak memasukkan mereka.

Pada kesempatan itu, Bupati Hendrata Thes langsung memberikan waktu satu minggu kepada Kepala Desa agar segera mendata kembali  warga yang tidak mampu di desa masing-masing agar data tersebut di berikan kepada Dinas Sosial sehingga di buat kartu sembako.

Bahkan Bupati menegaskan kepada Kepala Desa agar mendata nama warga kurang mampu jangan hanya mendata nama orang-orang yang dianggap dekat dengan Kepala Desa. "Kalau sampai terjadi seperti itu maka siap-siap resiko tanggung sendiri," tegasnya.

"Kalau mendata harus benar-benar tepat sasaran, dalam arti harus data nama warga yang kurang mampu yang betul-betul layak  untuk mendapat Bansos. Jangan orang yang tidak mampu tidak didata sementara orang yang mampu didata, kalau terjadi seperti itu maka Kepala Desa yang menanggung dosa," pungkas Bupati Hendrata Thes. (EDL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.