Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pemkot Tikep Terlihat Panik Paska Dua Warga Tikep Positif Corona

Persiapan penyemprotan di sejumlah wilayah oleh Pemkot Tikep bersama Tim Gugus Tugas Covid-19, TNI, Polri, Satpol PP dan relawan. Foto : Sukadi.
Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) terlihat mulai panik setelah dua warganya dinyatakan positif Covid-19. Pasien yang dinyatakan positif virus corona itu berasal dari Kecamatan Tidore Selatan dan Kecamatan Tidore.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Kecamatan Tidore Selatan setelah adanya satu warga yang dinyatakan positif, maka Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tikep bergerak cepat bersama dengan tim gugus tugas covid-19 Kelurahan Tomalou melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat keramaian yang ada di Tomalou.

Selain Tim Satgus Covid -19 Kota dan Kelurahan, hadir juga dalam penyemprotan di Tomalou itu unsur dari TNI, Polri, Yayasan Muhammad Asyik Thaib, Tim Satgus Covid-19 Toloa, Damkar Satpol PP Kota Tidore serta para relawan covid-19 Kota Tidore Kepulauan.

Dalam penyemprotan tersebut, terlihat juga Wali Kota Tidore Capt.Ali Ibrahim yang memimpin langsung penyemprotan Disinfektan. Penyemprotan tersebut dibagi menjadi dua kelompok.

Wali Kota Tidore Capt. Ali Ibrahim dalam arahannya menyampaikan, sesuai dengan himbauan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo agar kita bersama-sama melawan corona.

Cap. Ali Ibrahim yang juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid- 19 Kota Tidore Kepulauan mengatakan bahwa pemerintah selalu memperhatikan apa yang terjadi saat ini.

"Masyarakat tidak boleh panik, kalau ada anak atau saudara yang baru pulang dari wilayah terjangkit agar segara dilaporkan ke pihak Kelurahan untuk dikarantina di tempat yang disedia oleh Pemerintah Kota Tidore," kata Ali Ibrahim.

Menurut Ali, penyemprotan disinfektan itu akan berlangsung di lima titik salah satunya adalah Masjid Agung Nurul Bahar.

Selain itu, salah satu Tim Covid-19 Peltu. Ram Arifin, yang merupakan Anggota Kodim 1505/Tidore, menambahkan bahwa setiap Tim covid-19 maupun relawan yang melakukan penyemprotan harus membersihkan diri dan mengganti pakaian sebelum masuk rumah. "Bagi tim dan relawan covid-19 setelah melakukan penyemprotan baju yang dipakai jangan dibawa masuk ke rumah, segera bersihkan diri (mandi) sebelum beraktifitas dengan kerabat," tandas Peltu Ram Arifin. (LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.