Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pencegahan Covid-19, Razia Kendaraan di Kabupaten Pati Dihentikan Sementara

Kejari Pati berupaya untuk mengajak pihak Kepolisian Resort Pati untuk menghentikan sementara razia kendaraan bermotor guna mencegah penyebaran Covid-19. Foto : Wisnu.
Pati - Merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) menjadikan semua pihak untuk turut andil dalam penanggulangannya. Tak terkecuali pihak penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati.

Kejari Pati melakukan upaya pencegahan Covid-19 dengan meminimalisir pelanggar pidana terutama pidana ringan lalu-lintas. Pihak Kejari Pati menyurati Kepolisian Resort (Polres) Polres Pati terkait dengan penghentian sementara razia kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Pati.

"Kita sudah mengirim surat ke Polres Pati, khususnya bagian Lantas, agar dilakukan penghentian sementara razia tilang kendaraan," ungkap Kasipidum Kejari Pati Firman Wahyu kepada wartawan Rabu (1/4/2020).

Firman mengungkapkan, pihaknya juga sudah memasang spanduk untuk penutupan proses sidang tilang, sehingga untuk sementara Kejari Pati belum menanganinya. Namun, apabila masyarakat ingin mengurus proses tilang, sudah dipermudah penanganannya sejak adanya kerjasama antara Kejari Pati dengan Kantor Pos.

"Kita sudah pasang spanduk untuk penutupan proses sidang tilang, namun kalau masyarakat ingin mengurus, bisa melalui kantor pos," imbuhnya.

Sesuai data, masih menurut Firman, terhitung sejak Januari 2020 hingga kini hampir 8000 pelanggar yang mengikuti proses sidang tilang. Data tersebut dihitung dalam setiap minggu, masyarakat yang melakukan pelanggaran sebanyak 500 pelanggar/minggu. Hanya saja dari sekian ribu orang yang melakukan pelanggaran masih ada sekitar 15 persen yang belum mengurus proses tilang.

"Kami berharap masyarakat yang belum tahu, dan belum mengurus proses tilang bisa datang ke Kantor Pos, atau bisa menghubungi call center di kantor pos, karena proses tilang untuk barang buktinya bisa dikirim pihak kantor pos, dan pelanggar bisa menunggu di rumah," tandas Firman.

Proses penghentian sementara ini juga sudah disanggupi oleh pihak Polres Pati, bahkan dari Pengadilan Negeri (PN) Pati juga merespon. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Ini aturan dari pemerintah pusat untuk melakukan pencegahan Covid-19," pungkasnya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.