Header Ads

https://daihatsu.co.id/

RSUD Soasio Merujuk Tiga Pasien ODP ke RS Chasan Boesoeri

Tiga ODP dirujuk ke RS Chasan Boesoeri Ternate
Tidore -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soasio Kota Tidore Kepulauan merujuk tiga pasien Orang Dalam Pengawasan (ODP) Corona Virus Disease (Covid-19) ke Rumah Sakit Chasan Boesoeri Kota Ternate.

Meskipun demikian, rujukan pasien oleh RSUD Soasio ke Ruma Sakit Chasan Boesoeri bukan berarti pasien divonis penderita virus Corona atau Covid-19, tetapi rujukan pasien ini dilakukan berdasarkan koordinasi antara tim kesehatan dan pihak rumah sakit umum Chasan Boesoeri, karena di sana mempunyai dokter spesialis penyakit dalam.

Juru bicara Tim Covid-19 Kota Tidore Kepulauan dr. Abdullah Maradjabesy menyampaikan pasien yang dirujuk tersebut berdasarkan hasil tim gugus tugas yang melakukan screening awal tes cepat menggunakan rapid tes sebanyak dua kali pada ODP yang melakukan perjalanan dari zona transmisi lokal (zona merah) yang di karantina di beberapa tempat yakni Ges Hause, kediaman Lama Walikota, dan SKB.

Dari hasil tes menggunakan rapid tes tersebut dilakukan selama 2 kali ke 46 orang tersebut, 3 diantaranya menunjukan reaktif sehingga di rujuk ke RS Chasan Boesoeri untuk dilakukan isolasi, sekaligus pengambilan spesimen Swab test.

Ketiga ODP tersebut memiliki riwayat perjanan dari Makasar ke Bandung dan kembali ke Ternate menggunakan kapal, setelah itu balik lagi ke Ternate dan menuju Tidore sehingga petugas melakukan penahanan dan dilakukan karangtina. Hal itu agar tidak meresahkan warga, karena mereka habis bepergian ke wilayah yang di anggap zona merah.

Selain itu, tim Covid-19 melakukan kordinasi ke pihak RS Chasan Boesoire karena di sana memiliki dokter spesialis paru. Disamping itu, ketiga ODP tersebut akan menjalani swab test untuk dikrim ke Jakarta guna menentukan pasien tersebut terjangkit penyakit Covid-19 atau tidak.

"Dari ketiga ODP tersebut dua orang tidak memiliki gejala namun satu orang yang memiliki gejala batuk, selain itu untuk menentukan seseorang Positif Covid-19 atau tidak harus diperiksa melakukan PCR," ungkapnya.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.