Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Tersandung Katabelece Kredit, Tiga Pegawai Bank UOB Solo Ditahan

Tiga tersangka kasus tindak pidana perbankan di Bank UOB Solo ditahan di Kejaksaan Negeri Surakarta, Selasa (14/4). Foto: Suara Merdeka Solo
Surakarta - Tiga pimpinan Bank UOB Jalan Urip Soemohardjo, Jebres, Solo yang menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana kejahatan perbankan secara resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta, mulai Selasa (14/4) petang.

Proses penahanan tiga pejabat setingkat manager yakni Natalia Go, Meliawati dan Vincensius Henry, setelah ketiganya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, oleh penyidik Polresta Surakarta, pada Selasa (14/4) kemarin, diserahkan ke Kejari Surakarta.

Penahanan ketiga tersangka dikemukakan Kasi Pidum Kejari Surakarta, Cahyo Madiastrianto SH usai merampungkan pelimpahan para tersangka dan barang bukti (BB).

Ketiga tersangka yang perkaranya diberkas menjadi tiga, lanjut Kasi Pidum, disangka melakukan tindak pidana kejahatan perbankan sesuai pasal 49 ayat 2 huruf b jo pasal 29 UU No 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU No 7 Tahun 1992 tentang perbankan dengan ancaman hukuman minimal tiga tahun penjara, maksimal 8 tahun penjara.

 ”Sebelum kami menahan ketiga tersangka, mereka terlebih dahulu ditahan oleh penyidik,” terang Cahyo didampingi Kasi Intel Kejari Surakarta, Surya SH, Selasa (14/4) petang.

Berdasar informasi, ketiga tersangka saat aktif bekerja di Bank UOB Jalan Urip Soemohardjo, Vincensius Henry dan Meliawati sebagai Area Officer Manager (AOM), sedang Natalia Go menjabat sebagai Front Officer Manager (FOM). Sebelum ada penyerahan tersangka dan barang bukti (BB), penyidik Polresta telah menahan ketiga tersangka mulai pekan lalu.

Penahanan ketiga tersangka dikemukakan Kasat Reskrim Polresta Surakarta, AKP Purbo Anjar Waskito, Jumat (11/4). Pada saat dikonfirmasi, orang pertama di jajaran Reskrim tersebut juga menyatakan secepatnya menyerahkan para tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan setelah berkas perkara ini oleh Jaksa dinyatakan lengkap atau P-21.

Rupanya pelimpahan tahap dua tersebut dilakukan secara diam-diam pada Selasa (14/4). Proses pelimpahan tahap dua tersebut membutuhkan waktu lama dengan menelaah, meneliti semua barang bukti yang diserahkan penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Adapun ketiga tersangka usai pelimpahan tahap ketiga tidak bersedia memberikan keterangan kepada media. Mereka memilih diam saat dibawa petugas untuk dimasukkan ke dalam mobil tahanan Polresta Surakarta.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketiga tersangka yang merupakan pegawai Bank UOB Jalan Urip Soemohardjo, Jebres, Solo diduga memberikan kemudahan atas pengambilan uang  sebanyak 18 kali yang dilakukan Waseso.(SMS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.