Header Ads

https://daihatsu.co.id/

WalIkota Solo Peringatkan Warga Perantauan Agar Tidak Mudik

Graha Wisata Niaga Solo menjadi salah satu tempat untuk mengkarantina warga perantauan yang nekat mudik ke Solo.  Mereka akan dikarantina selama 14 hari. Foto : JPPN
Solo - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo memperingatkan pemudik untuk tidak pulang kampung di saat pencegahan covid-19. 

"Tak elingke dan manuta ora usah nekat mudik, nek nekat tak karantina setengah sasi neng kene. (saya ingatkan dan patuhilah, jangan mudik, kalau nekat saya karantina setengah bulan di sini, -red)," katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah menyediakan lokasi khusus untuk para pemudik yang berasal dari wilayah yang masuk zona merah penyebaran covid-19. Mereka akan dikarantina dan terus dipantau kesehatan oleh tim medis.

Lokasi untuk karantina pemudik dari zona merah penyebaran covid-19 ada di Graha Wisata Niaga Solo. Sejauh ini persiapan sudah dilakukan oleh Pemkot Solo, termasuk persiapan logistik dan dapur umum untuk kebutuhan mereka yang masuk karantina.

"Lokasi sudah disediakan Pemkot Solo untuk para pemudik yang berasal dari wilayah zona merah," papar Rudi, Kamis (2/4).

Kota Solo, lanjut Rudi, masih dalam status KLB covid-19. Dia mengimbau agar warga dari luar kota tidak masuk ke Solo dulu. Demikian juga bagi warga Solo juga dilarang untuk mudik keluar kota dulu.

Untuk memastikan mereka yang berasal dari wilayah zona merah tidak terpapar virus covid-19. Pemudik wilayah zona merah langsung masuk karantina yang telah disiapkan oleh Pemkot Solo. Pemudik masuk kategori ODP akan langsung dikarantina selama 14 hari. (RMJ)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.