Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Anggota DPRD Halteng : Satgas Covid-19 Halteng Harus Dievaluasi

Anggota DPRD Halteng, Munadi Kilkoda, meminta agar Tim Gugus Tugas PP Covid-19 dievaluasi. Foto : Masdar Hi Ahmad.
WEDA
- Terkait dengan data yang disampaikan oleh Media Centre Tim Gugus Percepatan Penangan Covid-19 Halmahera Tengah (Halteng) bahwa ada satu pasien yang berasal dari Desa Were Kecamatan Weda dinyatakan posistif Covid-19 mendapat tanggapan dari DPRD Halmaheta Tengah.

Mengenai kondisi itu, Anggota DPRD Halteng Munadi Kilkoda saat dikonfirmasi BIZLAWNEWS Kamis, 14 Mei 2020, menyampikan  pada awal-awal rapat dengan Satgas Covid-19 selalu dirinya mengatakan semua harus menganalisa situasi terburuk itu dapat terjadi, sehingga dapat disiapkan skenario penanganannya.Terutama untuk menyiapkan sumber daya untuk menanganinya.

Ia menandaskan, sanggup atau tidak sumberdaya sudah dapat diukur di awal sebelum masalah ini ada. "Jadi Kalu ternyata sumberdaya kita baik maka semua itu pasti akan baik, intinya adalah langkah ikhtiar kita melalui pencegahan harus benar-benar diterapkan sehingga masuknya virus ini ke Halteng bisa diatasi dengan maksimalkan," ujar Munadi.

Munadi mengharapkan agar Satgas Covid-19 dapat lebih serius menangani pandemi di Halteng, apalagi sudah ada satu pasien yang positif.

Dia mengusulkan agar seluruh akses keluar dan masuk dari ke Halteng ditutup sementara waktu. Penutupan itu ada pengecualian tentunya, yakni untuk angkutan bahan pokok, obat-obatan, BBM, dan tenaga medis. Lalu harus ada promosi dan edukasi sebagai bagian penyadaran masyarakat. 

"Sejauh ini saya kira proses tersebut belum berjalan secara intensif. Padahal physical distancing bisa terjadi kalau masyarakat sadar akan bahaya virus ini. Kerumunan orang di tempat-tempat tertentu juga segera dibatasi, misalnya di pasar, termasuk di perusahaan. Pemda segera mengusulkan jeda sementra waktu seluruh perusahan tambang di Halmahera Tengah," ujarnya.

Pihak DPRD sudah meminta agar seluruh karyawan Tekindo melakukan rapid test. Namun Sementara kerumunan di pasar masih begitu banyak. Untuk itu, mohon Satgas tegas dalam menghimbau warga untuk menerapkan physical distancing. "Dalam pantauan kami kerumunan itu terjadi secara aktif dan terkesan dibiarkan, tidak ada yang atur," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengutarakan, Satgas Covid-19 sebaiknya fokus pada pencegahan penyebaran virus ini, karena ini berkaitan dengan keselamatan jiwa manusia. "Saya juga apresiasi dengan langkah Pemda yang terus mendorong penanganan dampak sosial ekonominya, namun alangkah baiknya energi lebih banyak diarahkan dalam upaya pencegahan," ujarnya.

Dilihat memang harus ada evaluasi. Sebab banyak Satgas Kecamatan yang ada di Halmahera Tengah yang sudah tidak bekerja. Padahal mereka itu garda terdepan yang berinteraksi dengan masyarakat. Satgas Kabupaten harus mendukung mereka. "Dukungan operasional harus lebih besar dari yang disiapkan sebelumnya. Berikan penugasan ke mereka. Lengkapi kebutuhan alat penanganan covid-19 dan lain sebagainya. Jika itu di lakukan sudah pasti mereka akan maksimal bekerja melakukan pencegahan," tutupnya. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.