Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Bantuan Pemkot Tikep Saat Penutupan Wilayah Tidak untuk PNS, TNI/POLRI dan Pengusaha

Sekretaris Daerah Pemkot Tikep Asrul Sani Soleman. Foto : Sukadi
TIDORE  - Untuk membiayai biaya hidup masyarakat di Kota Tidore Kepulauan atas dampak pemutusan akses masuk dari dan ke Tidore, Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore bakal mengucurkan anggaran sebesar Rp 12 Miliyar.

Anggaran Rp 12 Miliyar bersumber dari Dana Tak Terduga (DTT) Kota Tidore Kepulauan tersebut nantinya serahkan ke masyarakat berbuntuk barang (sembako), namun pembagian sembako tidak di peruntukan kepada PNS, TNI/polri dan Pengusaha

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah, Asrul Sani Soleman dalam konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tidore, Senin (04/05).

Dikatakan, total penerima bantuan KK sebanyak 33.111 dikurangi KK PNS, TNI/POLRI, Pengusaha dan Pensiunan.

"Sebagai konsekuensi dampak sosial, akan dibiayai seluruh  kepala keluarga (KK) di Kota Tidore Kepulauan diluar PNS, TNI, Polri, Pengusaha dan Pensiunan," jelasnya.

Sementara untuk akses pintu masuk yang ditutup adalah Pelabuhan Penyebrangan Rum-Bastiong, Itokici-Gamalama dan Sofifi-Ternate. Sementara untuk pelabuhan Penyebrangan Loleo-Tidore dan Sofifi-Tidore tidak ditutup.

Dirinya pun mengatakan keputusan ini akan disosialisasikan dalam waktu dekat sambil menunggu dikeluarkannya Keputusan Walikota sampai pada hari H penutupan.

"Mulai besok sosialisasi sudah mulai jalan, melalui boliho-boliho, media dan TV Kabel," turur Sekda. (LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.