Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Berikut Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 Kepsul Terkait Pengiriman Spesimen ke Ternate Tanpa Pengawalan

Sekertaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19,Syafrudin Sapsuha dan Jubir Satgas Covid Dr. Makmur sampaikan penjelasan pengeriman Spesimen ke Ternate tanpa pengawalan. Foto : Ekhy Drakel.
Sanana - 
Sekertaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19, Syafrudin Sapsuha dan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid, dr.Makmur Tamani menjelaskan terkait dengan Spesimen yang dikirim ke Ternate tanpa pengawalan. 

Menurut Syafrudin, sebelum spesimen itu di kirim sudah dipertimbangkan dari semua sisi serta sudah dikordinasikan dengan semua pihak, diantaranya pihak Bandara, pihak Karantina Pelabuhan dan pihak RSUD Ternate. Dari hasil kordinasi itu memungkin dari sisi standar penanganan bahwa spesimen itu bisa dikirim tanpa pengawalan. 

"Jadi bukan kita hanya main kirim spesimen itu begitu saja, kita sudah terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Ternate dan pihak Dinas Kesehatan Provinsi serta semua pihak dan mereka menjelaskan bahwa spesimen itu bisa dikirim tanpa pengawalan juga tidak ada masalah yang pentingan kajian kesehatan dan standar penananganan sesuai WHO bahwa berapa jam spesimen yang dikirim bisa sampai bahkan spesimen yang dikirim itu sudah di kemas dalam standar yang sudah di tentukan dan aman," jelasnya. 

Lebih lanjut dipaparkannya, satu hal yang perlu kita klarifikasi lagi, terkait informasi yang beredar bahwa spesimen yang dikirim ke Ternate tanpa pengawalan karena anggaran tidak ada. "Saya mau mengatakan bahwa pengiriman spesimen itu tidak ada kaitannya dengan anggaran karena setelah berkomunikasi dengan berbagai pihak bisa dikiirim tanpa pengawalan. Jadi saya kira oknum atau orang yang mengatasnamakan gugus yang menginformasikan hal itu, saya rasa tidak benar, kerena pengiriman spesimen itu tidak ada kaitan dengan anggaran," tegasnya. 

Sekda Pemkab Kepsul itu menegaskan, informasi pengiriman spesimen  itu harus keluar melalui juru bicara, bahkan menyangkut teknik tentang anggaran harus keluar melalui saya sebagai Ketua Tim Penggunaan Anggaran Daerah (TPAD) selaku Sekertaris Gugus Tugas (Satgas) Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kepsul, Dr.Makmur Tamani menjelaskan bahwa, spesimen pertama yang dikirim ke Ambon waktu itu berbeda dengan spesimen kedua yang saat ini dikirim ke Ternate. Berbedanya adalah, Ambon bukan daerah regional kita maka dari itu harus butuh pengawalan, sementara Ternate adalah daerah regional kita yang sistemnya sudah terbentuk, jadi tinggal kita komunikasi dengan KKP Sanana, KKP Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi dan RSUD Ternate. 

Alhamdulillah, sampel yang kita kirim sudah sampai di Ternate beberapa hari lalu dan sudah di terima kemudian mereka sudah buka dan suhu yang kita perkirakan itu aman, Tabungnya aman, tidak ada yang pecah. Oleh karena itu, apa yang kami lakukan tidak ada yang salah. "Sekali lagi pengeriman spesimen ke Ternate tanpa pengawalan itu tidak ada masalah dengan anggaran," tandas Makmur. (EDL) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.