Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Besok, PKB Kota Tikep Akan Bagikan Paket Sembako untuk Pengurus Masjid

Ketua DPC PKB Kota Tikep Murad Polisiri. PKB akan membagikan paket sembako untuk pengurus masjid di Kota Tikep pada Sabtu (30/5/2020).
Tidore – Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara sudah ditetapkan sebagai zona merah. Malahan, petinggi di kota ini pun tak luput dari virus covid-19.

Dampak pandemi ini begitu luar biasa. Ekonomi masyarakat terdampak begitu hebatnya. Pemerintah dan semua pihak berupaya untuk meringankan beban mereka yang terdampak itu. Tak hanya bersimpati, mereka juga berempati dengan membagikan sembako atau bingkisan lain sekedar untuk menambal berkurangnya pendapatan karena pandemi.

Kehadiran partai politik di masa pandemi sangat dibutuhkan. Tak hanya pas akan hajatan demokrasi seperti pemilihan umum, pemilihan kepala daerah ataupun presiden, namun kali ini mereka diuji apakah benar berjuang untuk rakyat ataukah demi golongannya sendiri atau demi kursi kekuasaan.

Salah satu partai yang rutin berempati diwaktu pandemi itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai kaum Nahdliyin ini besok, Sabtu (30/5) akan membagikan sekitar 500 paket sembako di Kota Tidore Kepulauan.

Bingkisan sembako itu dari sang Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar. Bantuan sembako tersebut telah tiba di Tikep pada hari ini, Jumat (29/5).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Kota Tikep Murad Polisiri. Ia menambahkan, pembagian sembako ini merupakan rasa kepedulian PKB terhadap masyarakat terdampak covid-19.

Ia juga mengatakan, pembagian paket sembako itu sekaligus merupakan amanah Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, serta DPW PKB Maluku Utara.

"Bantuan ini merupakan dari ketum untuk warga tikep," tukas Murad Polisiri.

Ato, begitu sapaan akrap Murat Polisiri, mengatakan, 500 paket sembako yang disalurkan khusus bagi pengurus masjid dan syara'a di wilayah Kota Tikep.

"Sebanyak 500 paket sembako ini direncanakan akan diserahkan ke imam dan staf Syarah di masing-masing masjid,"ungkapnya.

Ketua DPC PKB dan juga angota DPRD Kota Tikep itu mengutarakan, masalah pandemi Covid-19 tidak hanya bisa ditangani oleh pemerintah semata, namun butuh campur tangan swasta, partai politik, dan kalangan pengusaha. "Bagaimana semua pihak bisa meringankan beban masyarakat ditengah pendemi covid 19. Kami berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat," harapnya.

Murad menegaskan, pembagian sembako tidak ada tendensi politik. "Ini tidak ada unsur politik, tapi ini soal rasa sosial dan kemanusian, jadi jangan sampai dipolitisasi. Karena apa yang dilakukan ini, merupakan bentuk kepedulian PKB dan PKB hadir ditengah pendemi ini bukan hanya di Tikep tapi seluruh daerah di Indonesia dengan pembagian sembako yang sama," pungkasnya.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.