Header Ads

https://daihatsu.co.id/

DPRD Kota Tikep Bentuk Pansus Covid-19

Ridwan Moh. Yamin,  Ketua Pansus DPRD Kota Tikep
TIDORE - Penggunaan anggaran percepatan penanganan corona virus disease (Covid-19) baik di tingkat pusat maupun daerah harus diawasi. Apalagi karena sifatnya darurat, maka pelaksanaan anggarannya pun perlakuannya khusus.

Guna menghindari hal-hal yang menyimpang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandaskan mereka akan mengawai penggunaan anggaran covid-19. Selain itu, di tingkat daerah, diharapkan instrumen pengawasan daerah juga turut andil dalam mengawasi pelaksanaan anggaran covid-19 itu.

SK Pembentukan Pansus Covid-19
Pelibatan unsur lembaga wakil rakyat, baik itu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tingkat pusat, DPRD Provinsi maupuan Kabupaten/Kota dalam pengawasan penggunaan anggaran covid-19 sangat diperlukan. Hal itu agar prinsip akuntabilitas dan efektivitas dalam pemanfaatan uang rakyat itu benar-benar diterapkan.

Sejalan dengan hal itu, DPRD Kota Tidore Kepulauan akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengawasi pelaksanaan anggaran covid-19 di wilayah itu. Ketus Pansus DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ridwan Moh Yamin. kepada media ini menjelaskan, dasar pembentukan Pansus Pengawasan, Penanganan dan Peyebaran Covid-19 DPRD Kota Tidore Kepulauan itu adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 dan Tata Tertib DPRD Kota Tidore Kepulauan.

Pansus itu dibentuk berdasarkan pula atas usulan Fraksi untuk melaksanakan fungsi DPRD termasuk menangani masalah atau urusan yang bersifat mendesak atau memerlukan penanganan segera.

“Wabah Covid-19 termasuk masalah yang bersifat mendesak dan memerlukan penanganan segera, karena itu DPRD memang sudah selayaknya membentuk Pansus Covid-19, sehingga kerja pemda tidak terlalu berat dalam penanganan corona. Selain itu sumbangsih buah pemikiran anggota dewan dapat dimuat dalam rekomendasi hasil pansus nantinya yang diserahkan kepada pemda," ungkap Ketus Pansus DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ridwan Moh Yamin.

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, nantinya pansus tersebut akan menjadi mitra Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam penanganan pandemi. Di samping itu,  pansus itu juga untuk mengkaji kebijakan penanganan dampak baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

“Perlu digaris-bawahi disini pembentukan pansus Covid-19 jangan disalah-artikan bahwa akan menghambat kinerja pemerintah daerah dalam menangani wabah corona, namun sebaliknya akan sangat membantu dalam menyepakati realokasi anggaran selanjutnya jika memang diperlukan untuk penanganan corona," tegas Ridwan Moh. Yamin.

Dia menambahkan, pansus dibentuk juga bukan hanya ketika ada masalah dalam penyelenggaraan pemerintahan, namun akan lebih baik dibentuk sebelum ada masalah sehingga legislatif dan eksekutif dapat saling mengingatkan satu sama lain.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.