Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Dr. Suparji Ahmad : Didi Kempot Sosok yang Ramah

Didi Kempot dikenal sebagai seniman yang humble dan ramah kepada siapapun. Foto : Ist. 
Solo - Baru saja Indonesia dan bahkan dunia kehilangan sosok maestro seniman campur sari, Didi Kempot. Ia berpulang di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo Selasa (5/5) pagi sekitar pukul 07.25 WIB.

Figur Dionius Prasetyo, nama asli Didi Kempot, dikenal kolega dan masyarakat Solo sebagai sosok yang humble,  ramah terhadap siapapun.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia,  Dr. Suparji Ahmad,  yang berdomisili di Sukoharjo,  Solo. Ia mengungkapkan suatu ketika pernah bertemu dengan Mas Didi, sapaan akrab almarhum,  di bandara. Dan Didi Kempot pun menyapa dengan akrab.

Dr. Suparji Ahmad. 
Menurut alumni Universitas Diponegoro Semarang ini,  sosok Didi Kempot merupakan seniman yang berani mempertahankan budaya Jawa ditengah gempuran berbagai jenis musik asing,  semisal K-Pop.

Dr. Suparji Ahmad menilai, almarhum senantiasa berada di jalur musik campur sari dan membuat genre musik itu menjadi digemari kaum millenial.

Kini,  musik campur sari,  menjadi enak didengar oleh kaum millenial selayaknya lagu K-Pop. Konser-konser Didi Kempot yang hadir kaum muda,  dan bukan hanya dari suku Jawa,  melainkan lintas suku.  Mereka cukup menikmati meskipun mungkin tidak memahami artinya.

Akhirnya,  tutup Dr. Suparji Ahmad,  ia hanya bisa mengucapkan selamat jalan "the Godfather of Brokenheart" Mas Didi Kempot. Semoga budi baikmu menjadi amal yang  tak terputus di kehidupan abadimu. (RED)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.