Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Gus Miftah sebut Didi Kempot Mualaf dan Suka Ngaji di Pondok Pesantrennya

Gus Miftah saat bersama almarhum Didi Kempot. Gus Miftah mengatakan, almarhum mualaf dan sering ngaji di pondok pesantrennya. Foto : Ist. 
Solo - Baru saja maestro musik tradisional campur sari,  Dionisius Prasetyo atau yang ngetop dengan Didi Kempot berpulang pada Selasa (5/5) sekitar pukul 07.25 WIB.

Almarhum dikenal hingga ke mancanegara dalam mempopulerkan genre musik campur sari. The Godfather of Brokenheart itu dikenal dengan lagu-lagunya yang melankolis, dan belakangan ikut mengkampanyekan pencegahan covid-19 dengan menciptakan lagu "ojo mudik".

Ada yang menarik di jagat internet setelah wafatnya Didi Kempot. Warganet menggunjingkan soal agama dari Didi Kempot.

Mengenai hal itu, Gus Miftah terpanggil untuk menjawab keingintahuan warga net.

"Mohon maaf saya tegaskan almarhum Didi kempot adalah seorang MUSLIM!!!! Tolong jangan berdebat lagi dan mohon doa terbaik untuk beliau.... alfatihah," tulisnya di Instagram.

Gus Miftah mengungkap bahwa Didi Kempot adalah seorang mualaf. Meski demikian, dia tidak tahu secara pasti sejak kapan "the Lord Didi" itu memeluk agama Islam.

Gus Miftah juga mengungkapkan, Didi Kempot senang mengaji dan sering ke Pondok Pesantren Gus Miftah.

Menurut Gus Miftah,  pada suatu ketika Didi pernah meminta didoakan.

"Mas... jenengan janji to mau ngaji ke pondok lagi. Sebelum viral, almarhum beserta istri dan crew nya sering Ngaji ke pondok. Sampai suatu saat beliau telp saya 'mbok kulo di dongakke supaya bisa viral to gus'," tulis Gus Miftah di Instagramnya.

Gus Miftah juga mengungkapkan,  dia bersama almarhum Didi Kempot terakhir kali ngaji dan nyanyi bareng di resepsi nikahan Gus Alamudin. Kala itu mereka berkelakar membuat slogan : sobat ambyar vs santri ambyar. Kala itu,  Didi Kempot berbisik ke Gus Miftah,  ungkap Gus Miftah,  dirinya akan mengaji lagi ke Pondok Pesantren Gus Miftah.

Keinginan Didi Kempot yang belum terwujud,  ujar Gus Miftah,  adalah pergi ke tanah suci. Beliau ingin berhaji dan umroh. Namun,  takdir berkata lain.  Selamat jalan Didi Kempot. Jasa baikmu selalu dikenang. (AR/ANS)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.