Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Hari Pertama PSBB Tahap Kedua di Tangsel, Pelanggar Akan Dikenai Sanksi

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat memberikan keterangan perihal perpanjangan PSBB di wilayahnya. Foto : Humas Pemkot Tangsel.
Ciputat - Hari ini, Sabtu, 2 Mei 2020, pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, resmi diperpanjang.

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dalam akun resmi instagram Humas Pemkot Tangsel menyebutkan perpanjangan itu berdasarkan Keputusan Walikota Nomor 338/kep.137-Huk/2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pelaksanaan PSBB dalam Rangka Penanganan Covid -19.

"Kami putuskan mememperpanjang pelaksanaan PSBB Sabtu (2/5) Sampai dengan Batas Waktu yang ditentukan dalam Keputusan Gubenur Banten terkait PSBB, " ucap Airin, Jumat (1/5) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelaksanaan hari pertama PSBB tahap kedua di Kota Tangsel masih ada pelanggaran yang terjadi seperti tidak menggunakan masker, berboncengan dengan motor, dan posisi penumpang untuk kendaraan roda empat.

Untuk tahap kedua ini, pihak Pemerintah Kota Tangsel akan lebih menitipberatkan pada penegakan hukum. Hal ini berdasarkan evaluasi dalam tahap pertama yang disetut kepatuhan warganya hanya sekitar 60 persen saja. Padahal, keberhasilan PSBB minimal kepatuhan warganya 90 persen.

Selain itu, pelanggaran yang terjadi adalah adanya toko-toko yang masih buka padahal bukan merupakan sektor yang dikecualikan. Hal itu tentu memancing kerumunan warga, sehingga physical distancing masih banyak yang melanggar.

Walikota Tangsel Airin berharap masyarakat Tangsel mematuhi aturan PSBB, sehingga wabah Corona bisa selesai.

"Seperti kata Pak Presiden, kunci keberhasilan PSBB, kedisiplinan semua pihak menjalankan. Kami berharap dengan perpanjangan ini, kedisplinan masyarakat Tangsel akan meningkat,sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran covid -19 di Tangsel," papar Airin.

Jika pada periode pertama PSBB yakni dari 18 April hingga 1 Mei 2020 pelanggar hanya diberi peringatan dan edukasi, ke depannya penegakan akan diperketat.

Penindakan tersebut akan dilakukan oleh Pemkot Tangsel bekerja sama dengan Polres Tangsel dan Kodim 0506 Tangerang. "Saya berharap betul kita semua disiplin dan kami di jajaran Pemkot bersama dengan Polres dan Kodim di periode ini kita akan meningkatkan pendisiplinan baik perusahaan perusahaan yang masih beroperasi maupun masyarakat yang masih berkerumun," ucapnya.

Menurut dia, penindakan perlu dilakukan karena masih banyaknya masyarakat maupun perusahaan yang tidak menghiraukan larangan PSBB. "Mari sama-sama kita tingkatkan kedisiplinan,agar virus covid ini bisa berakhir. Karena dengan kedisiplinanlah Kita bisa memutus rantai penyebaran virus covid-19 ini," pungkasnya. (AR/HR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.