Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Kabupaten Lebak Larang Pemudik dari Zona Merah

Pemkab Lebak tegas dalam penegakan larangan mudik dengan memperketat check point di lokasi strategis. Foto : Ist..
Lebak - Meskipun mulai tanggal 7 Mei kemarin, Kementerian Perhubungan telah memperlonggar penggunaan moda transportasi, namun pengawasan terhadap arus manusia tetap dikontrol. Hal itu dikarenakan mata rantai penyebaran covid-19 masih saja terjadi hingga kini.

Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengambil langkah untuk melindungi warganya dengan tetap menutup daerahnya untuk pemudik, terutama yang dari zona merah.

Mereka mengoptimalkan check point atau titik pantau di lokasi strategis yang biasa dilalui pemudik.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak Dede Jaelani di Lebak, Kamis (7/5) kemarin. Pemerintah Kabupaten Lebak tegas dalam mengambil kebijakan ini lantaran untuk melindungi warganya.

Dede juga mengungkapkan, pihaknya juga akan mengirim surat ke Dirjen PT KAI untuk penghentian sementara Commuterline Rangkasbitung-Tanahabang.

Penghentian sementara tersebut guna mempercepat penanganan COVID-19 agar Indonesia segera terbebas dari penularan virus Corona.

Sebab, dipastikan menjelang Lebaran dikhawatirkan terjadi peningkatan mudik. "Kami terus bekerja keras agar penyebaran COVID-19 berakhir dan tidak menimbulkan korban jiwa banyak," katanya Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak.(AR/ANT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.