Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Ketidaktahuan Penggunaan Dana Desa, Kades Winong Dipanggil Kejari Pati

Kasiintel Kejari Pati Sasmito. Foto : Wisnu. 
Pati - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati melakukan pemanggilan terhadap Kepala Desa (Kades) Winong, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (18/5/2020).

Pemanggilan itu dilakukan sebagai langkah preventif dan persuasif atas dugaan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2020 senilai Rp400 juta lebih yang diduga tidak melibatkan bendahara desa. 

Kasiintel Kejari Pati Sasmito kepada wartawan menjelaskan, pemanggilan terhadap Ujok Budiyanto selaku Kades Winong itu sebagai bentuk pengawasan penggunaan DD tahun 2020 yang disinyalir uangnya dibawa oleh Kades, tanpa melibatkan bendahara.

"Kita sudah lakukan langkah preventif dan persuasif untuk memanggil Kades, dan Kades datang bersama dengan Ketua Pasopati Totok dan Camat Winong untuk melakukan penyerahan," ungkap Sasmito.

Surat Pernyataan Kades Winong
Sebelumnya, lanjut Sasmito, untuk pencairan DD dilakukan oleh Kades bersama dengan Bendahara, hanya saja setelah pencairan uang DD itu dipegang sendiri oleh Kades. Sementara ketika dilakukan pemanggilan Kades berdalih hanya mengamankan uang tersebut.

"Setelah kita panggil, Kades berdalih kekurangtahuan dirinya (melakukan itu,-red), karena baru menjabat sebagai Kades, sehingga uang itu diamankan dan sekarang uang sudah diserahkan lagi ke bendahara," ungkap Sasmito.

Meski begitu, untuk pekerjaan fisik dari anggaran DD di Desa Winong tidak ada masalah, bahkan dari Camat juga sudah melakukan pengecekan. Sementara untuk sisa anggaran sesuai pengakuan dari Kades akan digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan Covid-19.

"Penggunaan DD ini masih tahun berjalan, dan untung ada info itu, kalau tidak akan hilang, dan tugas Aparat Penegak Hukum (APH) hanya melakukan langkah persuasif seperti itu," terangnya.

Berdasarkan pengamatan media ini, sebelumnya Camat Winong datang ke kantor Kejari Pati bersama dengan rekannya, berselang tidak lama Kades Winong Ujok Budiyanto didampingi Ketua Pasopati Pati Totok dengan menggunakan pakaian coklat keki. (WIS).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.