Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pansus DPRD dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tikep Lakukan Pertemuan di Kodim

Pansus Covid-19 DPRD dan Tim Gugus Tugas Covid-19 mengadakan pertemuan di Aula Kodim Tikep. Foto : Sukadi.
Tidore - Sehubungan dengan transparansi pemakaian anggaran percepatan penanganan pandemi covid-19, pada Rabu 6 Mei 2020, Pansus Covid-19 DPRD Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melakukan pertemuan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Tim Gugus Tugas PP Covid-19) di aula kantor Kodim KotaTikep.

Pertemuan dihadiri diantaranya Walikota Capt. Ali Ibrahim, Kapolres AKBP Johannes Julung, Kepala Kejaksaan Negeri Adam Saimima, dan Angota Pansus diantaranya Ahamad Ishak (Ketua DPRD), Mohtar Djumati (Wakil Ketua I DPRD), Ratna Namsa (Wakil Ketua II DPRD), Ridwan Moh Yanin (Ketua Pansus), Murat Polisiri, Elfri Habib, Malik Muhamad dan Umar Ismail.

Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ahmad Ishak mengutarakan pertemuan itu untuk menyamakan persepsi terkait penanganan covid-19 di Kota Tikep. 

Wakil Ketua II DPRD Mochtar Djumati menyampaikan, pertemuan ini yang pertama dilakukan dan mengharapakan kerjasama pansus dengan Tim Gugus Tugas Covid-19, karena Pansus tidak hanya butuh transparansi pertanggungjawaban anggaran, tapi efektifitas penggunaan anggaran tersebut.

"Apabila ada hal-hal yang dibutuhkan tim Covid-19 dari DPRD terkait regulasi, maka DPRD secara kelembagaan siap membantu kebutuhan Satgas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan," ungkap Wakil Ketua I DPRD Kota Tikep Mohtar Djumati.

Lebih lanjut Movos, sapaan akrab Mohtar Djumati, menatkaan, alokasi Dana Desa di Kota Tikep bisa dibelikan sembako dengan menggunakan SK Walikota, karena sudah sangat jelas diatur dalam regulasi. "Agar ada kebijakan pemerintah terhadap mahasiswa/pelajar yang tinggal di luar Tidore yang rela tidak mudik, karena mereka juga warga Kota Tikep, yang secara kebetulan melakukan aktivitas pendidikan di luar Maluku Utara," tambahnya. 

Dalam pertemuan itu, Ketua Pansus Covid- 19 DPRD M. Ridwan Moh Yamin, mengemukakan,  tugas DPRD menyangkut dengan pengawasan tim Covid-19 dan memberikan masukan kepada tim Covid-19 untuk mendorong kebutuhan kerja gugus tugas.

Dia juga berharap agar penutupan pintu masuk Bastong-Rum dan Sofifi-Ternate, Pemerintah Kota Tidore ini yang memberikan stimulus kepada seluruh masyarakat di Kota Tikep.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Ratna Namsya. Terkait dengan wabah covid-19, lanjutnya, mereka juga meminta masukan dari kalangan medis di Kota Tikep.

Rarna Namsya juga meminta kepada Walikota sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Tikep agar bisa menyampaikan pemakaian anggaran yang hingga saat ini telah digunakan, karena berdasarkan informasi Tim Gugus Tugas telah mengunakan anggaran sebesar Rp 10 milyar.

Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim mengatakan, pada saat Sekda masih menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19, sudah pernah disampaikan pencairan anggaran tahap satu sebesar Rp 2,5 milyar untuk penanganan Covid-19.

Terkait penutupan akses Tidore-Ternate, karena Ternate lebih cenderung dalam peningkatan Covid-19, sehingga pemerintah akan membuat regulasi/SK Walikota terkait penutupan akses Tidore-Ternate pada 14-27 Mei 2020.

Wali Kota juga memaparkan dalam pelaksaan penutupan pintu masuk Ternate-Tidore pemerintah akan mengucurkan dana Rp12 M diperuntukan memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat menutupan pintu masuk selama 14 hari.

Kapolres Kota Tikep AKBP Johannes Julung  mengatakan, dalam Tim Gugus Tugas Covid-19, Polres dan Kodim bergerak di bidang keamanan. Mereka bisa langsung cek kepada para tim medis maupun keamanan di lapangan.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.