Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pembatasan Wilayah di Kota Tikep, Pelabuhan Penjagaannya Harus Diperketat

Sejumlah motoris speedboat melakukan protes karena kapal ferry masih mengangkut penumpang.
Tidore
- Sejumlah motoris speedboat dan kapal kayu, sekitar pukul 08:00 WIT melakukan protes terhadap kapal ferry yang masih saja mengangkut para penumpang kendaraan roda empat dan roda dua milik pribadi serta para PNS, TNI-Polri dan Pegawai BUMN.

Alasan para motoris ini adalah guna untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19 di Kota Tidore Kepulauan, telah dibatasi jalur penyeberangan terutama untuk kapal ferry.

Pada Senin (18/5/2020), di Kota Ternate saat ini sudah ditetapkan sebagai jalur transmisi lokal penyebaran Covid-19. Kapal ferry untuk sementara waktu dibatasi hanya mengangkut kebutuhan pokok, alat kesehatan, dan tidak membawa penumpang kecuali untuk alasan emergensi seperti membawa orang sakit yang dirujuk.

Berdasarkan pantauan media ini para motoris itu kemudian menghadang kapal ferry yang baru saja tiba di Kota Tidore.

"Torang ini sudah lockdown, otomatis semua perhubungan tutup," kata Kinau Miraj perwakilan motoris.

Kinau Miraj mengatakan bahwa beberapa hari lalu ada salah satu warga dari Ternate ke Tidore dengan alasan sakit dan dirawat di RSUD Tidore Kepulauan, setelah itu beredar kabar bahwa orang tersebut dinyatakan meninggal dan positif Covid - 19, sehingga beberapa buruh pelabuhan Rum yang saat itu ikut membantu mengangkat orang tersebut dikarantina.

"Itu torang pe bapak-bapak 8 orang sementara dapa karantina itu," jelasnya.

Selain itu para motoris ini juga meragukan surat keterangan sehat sebagai salah syarat yang dibawa saat bepergian.

"Bapak/Ibu PNS, TNI-Polri, serta pegawai BUMN yang bekerja di Tidore maupun Ternate agar tetap tinggal di wilayah kerja masing-masing selama 14 hari, karena takutnya akan membawa virus covid-19," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tepat pukul 09:00 WIT kapal ferry kemudian bertolak dari Pelabuhan Rum dan hanya mengangkut kendaraan roda 6 dan 4 yang membawa logistik,  sementara para penumpang yang terdiri dari PNS, TNI-Polri, Pegawai BUMN yang bertugas di Ternate dengan terpaksa pulang ke rumah masing-masing.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.