Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pemkot Tikep Dinilai Lebih Utamakan Aspal Jalan Depan Kantor Walikota Dibanding Jalan di Desa yang Rusak Puluhan Tahun

Pemerintah Kota Tikep dinilai belum adil dalam melaksanakan pembangunan di wilayahnya. Jalanan di dusun yang terlihat rusak parah selama puluhan tahun namun belum juga diperbaiki, sementara jalan depan Kantor Walikota yang masih mulus malah diaspal kembali.

Perbandingan antara jalan di depan kantor Walikota Tikep dengan jalanan akses menuju Dusun Telaga Rum. Foto : Sukadi.

Tidore - Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara terkesan tebang pilih. Hal itu terlihat dari pembangunan di kota dan desa di sana. Sudah puluhan tahun infrastruktur berupa jalan menuju Dusun Talaga Rum Kecamatan Tidore Utara tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Kota Tikep.

Masyarakat Dusun Rum Talaga, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara terpaksa harus menerima kondisi jalan yang rusak parah. Kondisi itu berbanding terbalik dengan jalan di depan Kantor Walikota Tikep, di Kelurahan Tomagoba hingga Kelurahan Soasio di mana diperbaiki lagi dengan menggunakan aspal hotmix. Padahal jalanan di sana terlihat masih bagus dan layak dilalui.

Pemerintah Kota Tikep seharusnya lebih memperhatikan pembangunan yang lebih dibutuhkan masyarakat, sehingga tidak terkesan tebang pilih dalam program pembangunan di wilayahnya. Kondisi jalan di depan Kantor Walikota masih layak digunakan dan masih bagus, sementara jalan di Dusun Talaga Run yang merupakan akses jalan menuju dusun itu belum juga diperbaiki.

Pantawan wartawan media ini, Kamis (30/4) kemarin, kondisi fisik jalan di depan kantor Walikota hingga menuju Soasio masih sangat layak karena kondisi fisik jalan belum terlihat rusak, namun diaspal kembali. Sementara akses jalan menuju Dusun Rum Talaga yang terlihat rusak bahkan sudah puluhan tahun masyarakat di sana harus rela melintasinya. Pemerintah belum juga memperbaiki jalan di desa itu.

Wartawan media ini Kamis (30/4) berusaha melakukan konfirmasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tikep M. Ade Suleman, namun yang bersangkutan masih belum bersedia memberikan jawaban. "Maaf mungkin tong bolong bisa ketemu, karena harus naik ke lantai dua kemu dengan Wali Kota," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tidore Kepulauan, M. Ade Suleman, kepada wartawan.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.