Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Peringati Hari Buruh, Demonstrasi Buruh PT IWIP Halteng Berujung Ricuh


Weda - Memperingati May Day dan Hari Buruh, 1 Mei 2020, ribuan buruh PT. Indonesia Weda Bay Industri Park (IWIP) di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melakukan aksi demonstrasi di seputar perusahaan. Aksi itu dilakukan oleh ribuan buruh PT IWIP itu diduga lantaran adanya aturan yang dibuat oleh perusahan yang mereka nilai tidak berpihak kepada tenaga kerja.

Aksi itu dimulai pada pukul 07.30 WIT dilakukan di Desa Lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah dekat dengan operasional PT IWIP, dan mereka juga mendeklarasikan Forum Perjuangan Buruh Halteng.

Aksi demonstrasi buruh PT IWIP Halmahera Tengah berujung perusakan lantaran pihak perusahaan tidak menemui mereka. Foto : Sukadi.
Menurut Koordinator Lapangan aksi itu, Ali, aksi itu diikuti sekitar ribuan orang buruh PT IWIP. Aksi kali ini mereka menuntut beberapa hal, yakni 1. Gagalkan Omnibuslaw, 2. Tolak PHK berkedok Jedah di PT IWIP, 3. Penuhi hak maternitas buruh perempuan, 4. Kembalikan izin resmi untuk buruh di PT IWIP, 5. PT IWIP harus melakukan lockdown selama masa pandemi Covid-19 dan bayar upah pokok 100 persen, 6. Stop karantina buruh di bandara PT IWIP, 7. Berlakukan 8 jam kerja per hari di PT IWIP, 8. Penuhi K3 untuk buruh, 9. Stop Diskriminasi terhadap buruh lokal dan penuhi kesejahteraan buruh lokal di PT IWIP, 10. Stop mengeluarkan memo-memo sepihak tanpa ada perundingan sebelumnya dengan perserikatan buruh, 11. Stop kriminalisasi buruh, 12. Sediakan transportasi untuk buruh PT IWIP.

Aksi buruh kali itu juga menuntut pemberhentian Kepala HRD PT. IWIP, Ibu Lina, yang hingga kini belum direalisasi dari perusahaan.

Ribuan buruh PT IWIP melakukan aksi demonstrasi di area operasional PT IWIP Halmahera Tengah.
Aksi itu sempat dimediasi oleh Kapolres Halteng AKBP Nico Andreano Setiyawan, SIK, namun massa aksi tidak menerimanya dan mereka menginginkan dari pihak perusahaan untuk segera mengeluarkan Kepala HRD.

Lantaran dari pihak perusahaan tidak menemuinya, karyawan bergerak menduduki lokasi pabrik, hingga berimbas pada perusakan 8 unit alat berat yang kaca bagian samping dan depan pecah dan 5 unit motor rusak.

Aksi Demostran ini juga dikawal ketat oleh angota TNI, Angota Polres Halmahera Tengah (Halteng) dan juga tim keamaan perusahaan PT. IWIP.(Sukadi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.